Browsing Archives of Author »Machung Aiwo«

Bencong

September 11, 2018

0

Bencong. Judul posting ini memang terkesan melecehkan. Tapi ya biarlah, sebab ada beberapa hal yang membuat kaum itu memang terkesan melecehkan dirinya sendiri atau setidaknya pantas untuk dilecehkan. Saya merasa ngeri sekaligus kasihan sekaligus jijik ketika hadir di suatu pesta pernikahan yang menghadirkan bencong sebagai bintang tamunya. Saya mengalaminya dua kali dalam tahun ini. Bencong […]

Rafael dan Tali Sepatu

September 5, 2018

0

“Saya suka mendesain sepatu,” demikian Rafael, seorang mahasiswa di kelas Entrepreneurship for Language Students, mengawali sharingnya pagi itu. “Karena saya melihat beberapa orang dibuat repot oleh tali sepatunya, maka saya mendesain sepatu-sepatu yang punya alat untuk mengencangkannya tanpa harus memakai tali sepatu, atau tali sepatunya diganti dengan yang tidak membuat ribet.”         […]

Dosen Pembimbing Skripsi Dihajar

Agustus 29, 2018

0

Jauh-jauh dari Solo orang ini datang dengan semangat menyala-nyala. Ketika dia mendobrak pintu kantor saya pada jam 3 sore kemarin tak sempat lah awak berkuda-kuda untuk menangkis serangannya. Gila, serbuan mendadak. Saya tak siap apa-apa. Untung masih sempat pake celana. “Karena sekarang saya sudah bukan lagi mahasiswa Sastra Inggris, saya bisa berbicara dalam bahasa,” katanya […]

Klub Insomnia

Agustus 25, 2018

0

Klub Insomnia oleh Patrisius Istiarto Djiwandono   Cerita ini mengandung konten dewasa dan ungkapan-ungkapan saru. Disarankan untuk tidak melanjutkan membaca jika merasa tidak nyaman. Terima kasih.   Ruang tengah jam dua pagi. Kunyalakan rokok kretekku. Percikan apinya membara di kegelapan. Suara kreteknya pelan menggelitik pekatnya malam. “Adakah yang insom malam ini?” kutulis status itu di […]

Sarah: Sebuah Cerita Pendek

Agustus 22, 2018

3

SARAH oleh Patrisius Istiarto Djiwandono Namanya Sarah. Tinggi semampai dengan rambut panjang berkulit terang, wajahnya berhiaskan hidung bangir, bibir berlekuk menawan, dan suara tenor yang ulem mengiringi ujaran-ujarannya. Tawanya renyah dan sikapnya jauh dari pongah. Sebagai gadis dari keluarga menengah ke atas, Sarah hidup berkelimpahan. Berwisata ke seluruh penjuru dunia, menghiasi diri dengan aksesoris terbaru […]

Pentigraf

Agustus 17, 2018

2

Pentigraf adalah singkatan dari “cerita pendek tiga paragraf’. Saya mendapat buku yang memuat beberapa puluh pentigraf dari Fika Handani, seorang mahasiswa dari prodi Informatika di Universitas Ma Chung. Antologi pentigraf ini dipelopori oleh dosen-dosen dan rektor Universitas Katolik Widya Karya. Buku itu memuat karya dari sekitar 60 an peserta workshop menulis cerita yang diselenggarakan di […]

Menulis Buat Apa Juga?

Agustus 15, 2018

0

“Kalau Anda habis diperkosa dan mengalami trauma, menulislah. Ungkapkan semua perasaan, entah itu benci, dendam, jijik, marah, sedih dan lain-lainnya ke tulisan Anda. Nanti Anda akan merasa lebih baik.” Itu yang dikatakan moderator dan penyaji pada acara Research Week kampus kemarin. Itu tuh di foto yang berdiri sambil memegang mike. Dia yang bilang begitu. “Katarsis,” […]

Sepuluh Tahun Blog Machungaiwo

Agustus 10, 2018

5

Tepat hari ini blog Machungaiwo ini genap berusia 10 tahun. Sepuluh tahun yang lalu, ketika usia saya masih (sudah) 41 tahun, saya memulai blog ini. Siapa nyana kegilaan meracau di blog ini ini akhirnya berlangsung sampai detik ini. Dalam perjalanannya, blog ini penuh dengan dinamikanya tersendiri. Pernah suatu hari terpaksa saya tutup karena ada beberapa […]

Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual

Agustus 9, 2018

0

Media massa sedang hangat membicarakan perihal memilukan ini. Ya tentu saja berita tentang pemilihan presiden juga hangat tapi saya tidak tertarik membahasnya. Lebih menarik hal perkosaaan dan pelecehan seksual ini. Ketiga tagar #metoo keluar dan seorang rekan mengangkatnya, saya agak meneyepelekan: “Masalah kayak gitu aja ribut, pak. Masih banyak isu lain yang lebih penting.” Ternyata […]

Perihnya Bergandengan Tangan

Juli 23, 2018

0

Sebuah acara pul kumpul (istilah hipermodern untuk “gathering”) di sebuah kampus yang saya hadiri membuat saya tergerak untuk menulis sesuatu. Sebenarnya akar masalahnya sederhana saja. Pada satu titik setelah sekian jam berkutat dengan rencana dan program untuk satu tahun ke depan, naiklah seorang baik hati ke atas panggung dan mengajak semua yang hadir untuk berdiri […]