Browsing All Posts filed under »humanity«

Kenapa Traveling?

Juli 6, 2018

0

Posting ini dipicu oleh rasa penasaran. Ada beberapa rekan yang menyukai traveling dan bahkan sangat tekun membuat artikel atau posting tentang nikmatnya traveling. Beberapa situs yang saya baca bahkan menyebut traveling sebagai kegiatan yang memperkaya batin dan menyehatkan secara spiritual. Reaksi saya yang pertama adalah skeptis. “Masa iya sampai segitunya?” Buat saya, traveling memang menyenangkan […]

Mengapa Hillary Keok Lawan Trump

Juni 19, 2018

0

Sudah banyak yang ditulis tentang kekalahan Hillary Clinton dari lawannya, Donald Trump, dalam pemilihan presiden Amrik dua tahun yang lalu. Saya tidak bermaksud sok pinter dengan menulis hal yang sama. Mau pinter juga tetap keliatan bodoh wong saya bukan analis politik. Tapi setidaknya ada dua hal dari pertarungan kedua tokoh itu yang bisa saya tulis […]

Barbequan Enaque

Juni 19, 2018

0

Liburan panjang adalah peluang untuk jalan-jalan dan makan-makan. Di balik itu semua, ada pesan bahwa kita menikmati hidup karena ada variasi di samping rutinitas sehari-hari. Scope kegiatan dan intensitas kita terhadap hal-hal baru itu menentukan seberapa enak variasi itu kita nikmati. Wah, pendahuluannya muluk-muluk yah, padahal saya hanya mau cerita perihal sederhana: barbekyuan di rumah […]

Cerdik Cerdas dan Rakus: Kisah daripada Google, Facebook, dan Amazon

Juni 11, 2018

0

Sebelum menukik ke Google dan Amazon, baiklah kita berkenalan dulu dengan konsep “libertarianism”. Libertarianism, seperti kata “liberty” yang artinya “kebebasan”, pada intinya adalah konsep kebebasan individual. Libertarian ini ada dua, yang kiri dan kanan. Yang kita bicarakan ini adalah versi yang kanan, yang pada intinya mendukung kepemilikan individual (kalau yang kiri itu percaya bahwa kepemilikan […]

Menghidupkan Karakter dalam Tulisan Fiksi lalu Terhantui

Juni 11, 2018

0

Karena saya suka menulis, baik itu fiksi maupun akademis, saya tak henti mencari resep manjur dalam membuat karya saya menjadi bagus dan lebih bagus lagi. Bagus dalam dunia penulisan artinya bisa membuat karakter cerita saya seolah hidup dan ada di alam nyata. Karakter yang hidup dan dinamis membuat cerita terasa mencekam. Mencekam disini tidak harus […]

Literasi Sastra versus Nonton TV dalam Menggelitik Empati

Juni 1, 2018

3

Menonton televisi itu selalu menyenangkan. Kita tinggal duduk manis dan berbagai drama dan berita akan tersaji di hadapan kita untuk kita telan begitu saja. Eh, konon generasi Millennial tidak lagi menonton TV dan lebih suka nonton streaming di gadgetnya. Ya, sama aja. Ketika menonton sajian itu, mereka cenderung menelan begitu saja apa yang ditayangkan. Namun […]

Yesterday nya Haruki Murakami

Mei 29, 2018

2

“Yesterday is two days before tomorrow The day after 2 days ago” Bayangkan lirik lagu “Yesterday” nya the Beatles dioprek sampai menjadi gak jelas seperti di atas. Ngehe betul, bukan? Tapi itulah yang menjadi ciri khas Kitaru, seorang pria Jepang kelahiran Tokyo yang lebih suka berbicara dalam dialek Kansai. Dialek ini terkesan ndeso (udik) tapi […]

Lebih Jauh Mengenal Aliens

Mei 26, 2018

5

“Alien”. Ini kata yang sebenarnya bisa menjadi nama cantik untuk seorang wanita keturunan Chaina atau Chainiz. A Lien. Betul kan? Tapi berhubung lagi ogah ngobrol tentang perempuan, maksud saya alien itu adalah makhluk di luar Bumi kita. Btw, lebih enak menyebutnya “alien” daripada membahasaindonesiakannya dengan “makhluk luar angkasa”, bukan? Celaka lah bahasa Indonesia kita itu. […]

Sisi Gelap Jepang

Mei 5, 2018

0

Jepang. Negeri yang elok. Saya baru sekali kesana, dan melihat beberapa pengalaman rekan yang juga sudah pernah kesana dan berkesimpulan yang sama. Ini negeri yang indah. Maka sungguh masygul saya ketika mendengar ulasan tentang sisi gelap Jepang di Youtube. Nama sang Youtuber ini adalah unrested, seorang Amerika yang menikah dengan wanita Jepang dan tinggal disana […]

Uang Sumber Bahagia

Mei 5, 2018

0

“Uang tidak menjamin kebahagiaan.” Di bawah tulisan besar itu ada tulisan yang lebih kecil: “Ya, tapi kalau jumlahnya banyak mungkin bisa”. Tulisan paling atas adalah dari orang bijaksana (yang notabene juga pasti ndak kaya), sementara yang di bawah adalah tulisan seorang komedian. Ingat, hanya anak kecil dan pelawak yang mampu mengatakan hal yang sebenar-benarnya. Lalu […]