Bodo2an tentang Fisika

Posted on Juli 28, 2017

0


Suatu ketika, di jaman baheula tahun 1989, ada sekelompok mahasiswa yang sedang ber KKN di sebuah desa di Malang Selatan. Suatu pagi, hujan mengguyur dan akibatnya mereka ndak bisa mengerjakan apa-apa dan hanya duduk-duduk saja di pendapa Pak Lurah. Lalu entah siapa yang memulai, tahu-tahu mereka terlibat pembicaraan serius nan konyol tentang helikopter:

“Rek, helikopter itu kenapa ya kalau mau dari sini ke lapangan terbang kok ndak terbang terus diam aja di atas? Kan Bumi kita ini berputar? Jadi ndak usah maju pun, nanti helikopter itu pasti sampai ke tempat tujuannya.”

Maka sibuk dan bingunglah teman-temannya memikirkan masalah itu. Ya juga ya, kan Bumi ini berotasi? Sementara Bumi berputar di porosnya, helikopternya diam aja di langit, nanti kan dia sampai ke titik tujuannya karena perputaran Bumi itu?

“Wah, nanti jangan-jangan helinya nubruk-nubruk pohon-pohon kelapa itu,” kata salah seorang disambut ketawa ngakak teman-temannya.

Ternyata para mahasiswa dogol itu tidak kunjung menemukan jawabannya kenapa helikopternya ndak usah terbang maju.

Nah, jujur aja, saya termasuk di antara para mahasiswa kemplo itu. Sampai KKN berakhir, kami tidak menemukan jawabannya. Memang di antara kami ndak ada yang dari jurusan Fisika. Ternyata jawabannya ketahuan setelah di kampus ada mahasiswa dari jurusan Fisika yang menjawab:

“Ya karena gravitasi, dodol! Kalau diam saja, helikopter itu akan tetap di tempatnya karena dia terikat oleh gravitasi Bumi di bawahnya! Kalau dia ndak maju, ya ga bakalan sampai ke tujuannya, hadeeeh!”

Bwahaha!

Bicara tentang gravitasi, saya jadi ingat satu materi di Youtube. Intinya, gravitasi itu sungguh suatu entitas yang sangat unik. Kalau divisualkan, tidak seperti yang kita bayangkan Bumi ini mempunyai tali tak kasatmata yang menarik benda-benda untuk selalu jatuh ke Bumi. Benda bermassa sangat besar seperti Bumi atau Matahari akan menekuk ruangwaktu (timespace) sedemikian rupa sehingga benda-benda bermassa lebih ringan akan berputar-putar mengikuti lekukan itu. Penjelasan ini sudah dibuktikan secara matematis, tapi untuk kita yang awam tentulah sangat sulit dibayangkan dan kalaupun bisa, pada akhirnya kita cuma bisa ndomblong-ndomblong aja keheranan.

Aneh-aneh dan lucu-lucu perkara gravitasi ini. Pernah ada yang usil menanyakan begini: “kalau misalnya semua penumpang pesawat Jumbo 747 melompat secara bersamaan di dalam pesawat yang sedang melaju di angkasa, bagaimanakah dampaknya terhadap pesawat itu?”

Bisa membayangkan?

Yah, dibayangkan aja, tapi ga usah dicoba sendiri. Masa beli tiket mahal-mahal untuk naik Jumbo jet hanya untuk melompat bersama-sama ketika di atas. Ya kalau pesawatnya ndak papa, lha kalau dia sebel terus males lanjut terbang gimana? 🙂

Iklan
Ditandai: ,
Posted in: akademik