Bahasa Korea vs Bahasa Inggris

Posted on April 21, 2016

2


Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 19 – 2o April 2016, saya menghadiri seminar Language in the Offline and Online World yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Petra. Dari sekian banyak presentasi, ada satu yang menggerakkan saya untuk membuat posting singkat ini. Penyajinya adalah seorang wanita usia 30 an tahun, seorang guru bahasa Korea yang bahasa Inggrisnya fasih.

 

Menurut dia, bahasa Korea berbeda dengan bahasa Inggris dalam beberapa hal. Salah satunya adalah cara menyatakan kepemilikan. Bahasa Korea bersifat lebih komunal. Maka, jarang orang Korea menyatakan bahwa sesuatu benda adalah milik dia secara individual. Hampir selalu kata ganti empunya yang digunakan adalah yang bermakna “milik kami”.  Bahasa Inggris, sebaliknya, sangat  menekankan keakuan. Dalam bahasa Inggris, amatlah lumrah mengatakan: “This is my car”; “that is my house”; “she is my wife.”

 

Maka terjadilah kesalahpahaman yang lucu ketika seorang Korea yang fasih berbahasa Inggris namun masih berpikir cara Korea suatu ketika menyambut tamunya dari Amerika. Begitu tiba di rumahnya, sang Korea memperkenalkan istrinya: “This is OUR wife”. Sang Amerika yang tahu bahwa telah terjadi kebingungan bahasa dan budaya buru-buru mengoreksi: “No, that’s YOUR wife”.

 

Dalam konsep pergerakan arah, Bahasa Korea, sebaliknya, sangat berorientasi pada penutur, sementara bahasa Inggris berorientasi pada pendengar (kurang lebih sama dengan bahasa Indonesia). Maka, kalau Anda memanggil seseorang dalam bahasa Inggris dari ruang makan sementara dia masih berada di lantai 2, dia akan menjawab: “okay, I am COMING”. Dia memposisikan diri pada Anda sehingga kata kerja yang diucapkannya adalah  COMING (saya sedang bergerak ke arahmu).

 

Dalam Bahasa Korea, panggilan yang sama akan dijawab dengan “Okay, saya sedang PERGI”. Dia memposisikan dirinya sebagai pihak yang beranjak dari tempatnya sehingga kata yang digunakannya adalah PERGI (going), dan bukan “coming”.

 

Menarik mempelajari perbedaan-perbedaan bahasa ini karena di dalamnya terlihat bagaimana pola pikir dan budaya antar bangsa itu bisa sangat berbeda.

 

Tagged: ,
Posted in: Uncategorized