Berapa Dollar Harga Cinta?

Posted on April 16, 2016

0


Sebuah penelitian di sebuah Universitas terkenal di Inggris pernah mencoba mengukur cinta dengan menggunakan nilai nominal uang. Pertanyaannya: kalau diukur dengan uang, berapa sih sebenarnya nilai cinta itu?

 

Entah gimana cara menelitinya, yang jelas mereka menyimpulkan ini: ketika mendengar seseorang mengatakan “I love you”, nilai kebahagiaannya setara dengan ketika orang itu mendapat hadiah undian sebesar 267 ribu USD!

Ketika mendengar seseorang mengatakan: “aku melamarmu untuk menjadi istriku”, maka nilai kebahagiaan wanita itu setara dengan mendapatkan tambahan penghasilan 100 ribu USD pertahun!

 

Apakah ada yang namanya kebahagiaan terus menerus setelah mendapatkan kekayaan berlimpah? Nope. Omong kosong. Menurut studi ini pula, orang akan berhenti merasa bahagia setelah penghasilannya mencapai 75 ribu USD per tahun. Setelah batas itu tercapai, maka berapapun yang ditambahkan ke rekening bank nya, dia tidak akan merasa lebih happy.

 

Yang jelas, ada cinta yang kalau dirawat dengan baik akan menjelma menjadi cinta yang melampaui harta dan keindahan fisik. Cinta jenis ini bahkan bisa ditandai sejak awal ketika hormon oxytocin dan vassopressin terpompa keluar, menimbulkan perasaan nyaman dan bahagia. Saat seperti apakah itu? Yaitu ketika memandang ke mata seseorang yang kita sukai.

 

Oh, ada satu lagi nama untuk gejala penuh gairah dan nafsu membara untuk selalu berdekatan, yaitu “limerence”. Ketika memasuki fase limerence ini, dua insan akan saling merindukan dan menginginkan kedekatan fisik yang terus menerus; kalau pun ketemu ya waktunya kebanyakan habis untuk bercumbu habis-habisan.

 

Limerence adalah ibarat api ledakan. Yang namanya api ledakan tidak pernah akan menyala terus menerus. Ketika sudah padam, maka kalau cinta itu tunbuh dengan benar, dia tetap akan hidup dan sejahtera karena kontak fisik yang penuh nikmat tadi akan digantikan dengan pembicaraan nyaman, guyonan, ketawa bersama-sama, dan perdebatan kecil tanpa pisuh-pisuhanšŸ˜¦

 

Selamat mencintai dengan baik dan benar.

Tagged: , , ,
Posted in: Uncategorized