Akreditasi

Posted on April 7, 2016

0


Setelah sekitar dua minggu lepas dari kesibukan mengurus akreditasi Prodi, saya disibukkan lagi oleh urusan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi. Kali ini ruang lingkupnya tentu jauh lebih luas daripada Prodi. Jadi ini kerja besar yang membutuhkan koordinasi erat dengan rekan-rekan lain dari unit-unit lain.

 

Karena saya kebagian menulis Evaluasi Diri, maka saya memerlukan banyak data dari mana-mana. Data mahasiswa baru, data IPK, data kepegawaian, data penelitian, data visi misi, wis talah buanyak pol pokoknya. Data-data itu harus saya paparkan kemudian dianalisis dan disimpulkan baik tidaknya. Di akhir uraian, saya harus memaparkan analisis SWOT untuk setiap segmen yang sudah saya sajikan, lalu menyusun rencana pengembangan atau strategi untuk mengatasi SWOT itu.

 

Saya sudah mulai menulis naskah Evaluasi Diri ini sejak 2 tahun yang lalu. Maka jadinya sudah sampai 160 an halaman. Itu nanti masih bisa bertambah tebal karena ada sumbangan dari kedua rekan saya dalam tim Evaluasi Diri ini.

 

Karena pada dasarnya lebih suka bekerja di tempat yang tenang dan tidak banyak berbincang dengan orang lain, saya lebih suka menulis di kantor, sendirian. Kampus saya menyediakan satu tempat khusus untuk berkoordinasi, plus jajan sama kopinya. Semua anggota tim bisa kesana dan mengerjakan penulisan naskah dan pengisian borang bersama-sama. Ya, saya kesana hanya kalau perlu ngomong langsung saja; selain daripada itu saya lebih suka duduk sendiri di kantor, menulis dalam diam, dan sesekali ber YM atau beremail dengan rekan-rekan setim. Nyatanya ya saya lebih produktif dengan mode sepi sendiri seperti itu sih.

 

Tapi akhirnya saya mulai merasa cukup (ini ungkapan pelembut untuk “jenuh”). Sejak menulis naskah untuk akreditasi itu, waktu saya untuk meneliti dan menulis ilmiah jadi berkurang sekali dan ini membuat sedih.

 

Di sekitar saya banyak dosen-dosen muda yang baru bergabung, dan ada juga yang baru selesai studi lanjut. Oke lah, pada kesempatan mendatang mohon maaf saya mungkin tidak bersedia ditempatkan di satgas akreditasi. Sudah cukup. Sekarang saatnya memberi kesempatan kepada rekan-rekan muda ini untuk juga merasakan nikmatnya jungkir balik menulis ratusan bahkan ribuan halaman naskah untuk keperluan akreditasi.

 

 

 

 

 

 

Posted in: Uncategorized