Bikin, Jangan Cuma Makai

Posted on March 2, 2016

0


Bikin, Jangan Cuma Makai

Tema Pesta Rakyat Ngalam tahun ini adalah ‘Aku Belanja, Aku Ada’. Intinya, kita merasa eksis kalau kita mengkonsumsi semua hal yang ditawarkan, mulai dari camilan sampai mobil dan gadget. Kita tuh didorong untuk belanja dan belanjaaaa terus. Kalau tidak belanja, kita akan dianggap tidak ada.

Jangan kan saat kita jalan jalan secara fisik. Bahkan ketika jalan jalan di dumay (dunia maya) pun, kita akan dibujuk untuk berbelanja. Lazada, jreng jreng! Zalora, jreng jreng! Tokopedia, jreng jreng!

Jadi itu membuat saya terngungun (tertegun karena masygul dan baru nyadar). Maka saya lalu berpikir mencari kegiatan yang ndak hanya mengkonsumi dan berbelanja. Saya ingin suatu kegiatan yang produktif, yang menghasilkan.

Banyak cara kalau kita mau. Bumi Indonesia yang kita injak kaya dengan sumber alami yang menyehatkan, siap diolah untuk bermanfaat bagi kemaslahatan manusia lain. Kita bisa mengolah kebun yang kita tanami TOGA, dan hasilnya bisa dijual atau bahkan disumbangkan ke mereka yang membutuhkan. Kalau lebih suka mendesain, kita bisa merancang tata letak sebuah ruangan atau taman, kemudian menjual hasilnya ke peminat. Bahkan dalam tataran paling tidak menguntungkan secara ekonomis pun, kita bisa menulis cerpen dan membiarkan orang lain menikmatinya.

Konsumerisme adalah candu yang bukan hanya memabukkan tapi juga melenakan dan melumpuhkan. Begitu kita kecanduan, sekali kemampuan untuk berbelanja hilang, kita akan nglokro, merasa sudah tidak bisa lagi hidup normal. Padahal itu karena kita tidak terbiasa berpikir produktif dan kreatif.

Sekian dulu ulasan tentang aku belanja aku ada. O ya, barusan saya menemukan gambar di IG yang sangat menarik dan mungkin akan menginspirasi saya ke depannya: ada perpustakaan yang isinya bukan buku, tapi manusia. Kita bisa meminjam salah seorang dari mereka kemudian mendengarkan kisah hidupnya.

Menarik!

Sent from my iPad

Posted in: Uncategorized