Kenapa JATUH Cinta

Posted on February 29, 2016

2


Kenapa JATUH Cinta

Iya, ya, baru terpikir kan sekarang, kenapa istilahnya adalah JATUH cinta? Dalam bahasa Inggris pun ‘FALL’ in love. Kenapa kok jatuh? Kan cinta tuh mestinya tidak menyakitkan, tidak kayak jatuh gubrak terus benjol atau lecet?

 

Saya tidak menyangka bahwa jawabannya bisa begitu dalam. Ternyata kata ‘jatuh’ itu ada kaitannya dengan iman, dengan menjiwai hidup spiritual.

 

Jelasnya begini: setiap tindakan untuk hidup ini adalah perihal percaya. Kalau kita menuruni tangga, kita percaya aja bahwa anak tangga yang kita injak itu tidak mendadak ambrol. Kalau kita naik pesawat atau kendaraan lain, kita percaya bahwa semua komponennya tidak rusak, dan bahwa pilot atau pengemudinya tidak mabuk. Bahkan kalau kita tidur pun, kita percaya bahwa semua akan baik2 saja dan tidak ada meteor yang melesat dari langit menghantam kepala kita. Jadi, hampir semua hal yang kita lakukan dilandasi oleh percaya. Percaya berarti beriman. Beriman berarti pasrah, menyerah pada apapun yang akan terjadi tanpa kita terlalu cemas atau bahkan melawan.

 

Maka hal yang sama terjadi ketika kita berjumpa dengan seseorang yang membuat kita merasa suka, nyaman, dan senang. Pada saat itu kita seolah mengatakan: ‘aku JATUH pasrah kepadamu. Aku percaya, aku yakin kamu akan membuatku bahagia, nyaman, gembira, dihargai, dsb. Aku menyerah padamu. Bawalah aku dalam kehidupanmu.’

 

Nah, jadi ketika kita suka pada seseorang dan makin lama merasa makin dekat, itulah yang terjadi. Kita JATUH pada sikap percaya, pada sikap yakin bahwa apapun yg terjadi, dia akan membuat kita bahagia.

 

Jadi sekarang terjawab lah misteri kata ‘jatuh cinta’ itu.🙂

 

Btw, darimana saya mendapat jawaban itu? Karangan saya sendiri? Bukaaan! Itu adalah ajaran Zen yang dikuliahkan dengan sangat elok oleh seorang spiritualis Inggris, namanya Alan Watts.

Nah, tambah lagi satu guru spiritual saya setelah Eckhart Tolle. Yah, saya bersyukur bisa mendengarkan ceramah mereka yang selalu menyejukkan dan membawa kedamaian. Sent from my iPad

Posted in: Uncategorized