Ayo Cari Jodoh

Posted on January 19, 2016

0


Ayo cari jodoh. Keburu kiamat. Atau, karena kiamat 2012 sudah gatot alias gagal total, maka bukan keburu kiamat, tapi keburu  pria-pria cakep sudah jadi homo dan yang perempuan cantik sudah jadi lesbi semua. Gawat.

 

Jodoh itu adalah soulmate. Kalau Anda wanita berusia sekitar pertengahan 20 an tahun dan tidak ingin bekerja hanya merawat kebun dan anjing di rumah, maka soulmate Anda bukanlah pria pengusaha yang kaya raya. Apalagi kalau Anda termasuk wanita matre, maka dijamin berjodoh dengan pria kayak gini hanya akan membuat Anda sengsara. Pertamanya sih enak. Hidup serba mewah, berlimpah-limpah, tidur di Singapura, bangun di Perancis, sarapan di Hong Kong, ranjang berlapis emas, mobil Pajero dan Mercy, berak di tas Hermes. Tapi setelah itu, Anda akan merana karena untuk bisa memberikan kepadamu semua itu, suami Anda harus bekerja keras menjaga kelangsungan perusahaannya. Akibatnya, Anda sering kesepian, atau kalaupun bersama-sama ngomongnya ndak nyambung. Karena kehausan, akhirnya Anda akan main sabet aja. Tukang antar tabung elpiji atau gitaris hitam legam di perempatan lampu lalu lintas  akan Anda ajak tidur. Lha ya iyalah, namanya juga kehausan.

 

Jodoh Anda bukan juga seorang karyawan biasa yang rajin bekerja mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 atau 5 sore. Sekalipun pria baik-baik, bebas rokok, bebas narkoba dan dosa terbesar hanyalah kadang-kadang nonton bokep di laptopnya,  pria kayak gini juga tidak akan membuat Anda bahagia. Ya bener sih, uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang. Nah, jodoh model begini sulit memenuhi KPI seperti ini. Karena gajinya rutin dan tetap dan jam kerjanya sudah praktis seharian, sulit bagi dia untuk menyediakan pundi-pundi yang lain. Kalau dia beruntung bekerja di tempat yang secara rutin menaikkan gaji karyawannya, maka lumayanlah nasib Anda. Namun kalau tempat kerjanya pelit atau sudah tersengal-sengal menutup semua kebutuhan operasional rutin sehingga menaikkan gaji adalah prioritas urutan ke seribu, maka gawatlah Anda. Jangankan pesiar ke Bali  3 kali setahun, membeli mobil  baru saja susah. Yah, jaman kayak gini, jangankan mobil, wong ongkos parkir aja sudah naik seribu kok.

 

Lha terus jodohmu yang mana?

 

Soulmate. Soul mate adalah pasangan yang membuat Anda jatuh bangun dalam pergulatan dengan ego Anda sendiri sedemikian rupa sehingga akhirnya Anda sadar siapa diri Anda sebenarnya. Ini kalau saya teruskan akan nyerempet aspek spiritual. Jadi ndak saya teruskan. Tapi intinya begini: seorang soul mate adalah pasangan yang bukan hanya mampu memberikan rasa nyaman secara mental dan fisik, namun yang juga membuat Anda lebih menyadari apa makna hidup itu sesungguhnya, dan apa makna mencintai yang sesungguhnya.

 

Lho, tapi kok ndak ada uangnya? Kan segalanya butuh uang? Ya benar, seorang soulmate sejati tidak akan  cemas berlebihan soal nafkah dan harta. Dia akan berupaya keras mendapatkan uang selayaknya, dan lalu dia berikan kepada Anda. Kalau Anda masih belum puas akan jerih payahnya itu, dengan mudah dia akan mengusir Anda dan mengatakan: “kamu bukan soul mate ku, soalnya hanya masalah uang saja sudah ogah.”.

 

Soulmate sejati menemani Anda dalam pengelanaan di dunia fana ini, membuat Anda merasa sangat nyaman, dan sangat percaya diri sedemikian sehingga uang tidak lagi menjadi momok menakutkan yang siap memecah belah hubungan tersebut.

 

 

 

 

 

 

Posted in: Uncategorized