UFO dan Kecepatan Cahaya

Posted on January 7, 2016

0


Setiap kali mendengar atau membaca kata “UFO”,  umumnya kita akan bertanya-tanya: “mereka ini dari mana? Ngapain mampir ke Bumi?”

 

Banyak sudah upaya yang dilakukan orang Bumi untuk menyelidiki asal muasal UFO yang misterius ini. Berbagai piranti canggih mulai dari teropong, radar super sensitif, sampai kekuatan supernatural dikerahkan untuk melacak jejak si piring terbang sialan itu. Nyatanya, sampai saat ini belum ketemu juga satu planet pun yang kita kenal yang menjadi asal dari makhluk-makhluk aneh ini. Piringan radar sak hohah yang dipasang di berbagai puncak gunung dan dataran tinggi lainnya juga belum mendeteksi adanya sinyal-sinyal dari luar angkasa yang menandakan adanya makhluk cerdas dari sana.

 

Beberapa orang percaya bahwa UFO tidak terkejar karena bisa melesat dengan kecepatan cahaya. Kalau pesawat tempur yang paling modern pun hanya bisa melesat 2800 km/jam, ya pasti ndak ada apa-apanya dibandingkan kecepatan cahaya yang 300.000 km per DETIK. Wuzzzz!!

 

Tapi sebagian ilmuwan menertawakan teori ini. Mereka bilang: “ndak mungkin ada obyek yang bisa melesat dengan kecepatan cahaya.” Sebagai buktinya, mereka mendasarkan pada rumus terkenal Mbah Einstein yaitu E = mc2. Menurut rumus ini, semakin cepat suatu benda melesat,semakin besar massanya. Nah, untuk menambah kecepatannya, kan diperlukan energi. Celakanya, penambahan energi ke obyek itu malah akan menambah massanya. Makin cepat lagi, makin diperlukan lebih banyak energi; begitu energi ditambahkan, eh, makin besar pula massanya. Jadi ndak habis-habis kebutuhan energinya. Lha lak ya celaka to, akhirnya ndak akan bisa mencapai kecepatan 300.000 km/DETIK itu.

 

ADa satu lagi hal luar biasa yang ditunjukkan oleh UFO. Mereka bisa mendadak muncul di langit, kemudian dengan kecepatan tinggi bisa mendadak membelok dengan sudut sangat tajam. Para ahli tercengang. Menurut perhitungan mereka, benda terbang dengan kecepatan segitu lalu membelok dengan tajam pasti akan hancur berkeping-keping karena gaya G yang sangat besar.

 

Jadi, lantas gimana? Nah, beberapa orang mulai meyakini bahwa ternyata UFO tidak berasal dari dunia atau dimensi alam ini. Mau dicari di planet manapun ya ga bakal ketemu, karena mereka berasal dari dimensi lain. Dimensi lain itu artinya ya alam semesta yang lain. Wis ga usah heran dulu, soalnya menurut perhitungan memang alam semesta ini bukan Universe, tapi Multiverse, alias masih ada alam semesta lain yang berada di samping kita namun tidak pernah kita lihat karena mereka berada pada “frekuensi” yang berbeda. Nah, sementara teknologi kita belum mampu melongok ke dimensi lain itu, orang-orang atau makhluk-makhluk UFO sudah mampu berpindah dari satu dimensi ke dimensi lain dengan teknologi super canggih yang sudah ndak terbayangkan canggihnya itu. Makanya, UFO sering kelihatan mendadak di langit, kemudian hilangnya mendadak pula. Bukan karena mereka melesat lari ke galaksi sana, tapi mereka balik lagi ke dimensinya dan kita hanya melongo lha kok ujug2 ilang?

 

Begitulah praduga singkat saya tentang UFO. Semoga memuaskan rasa penasaran. Eh, tapi jangan-jangan UFO itu cuma mainan orang Amrik, dan ketika dia membaca ini dia terbahak-bahak sambil bilang: “Bwa hahahaha! Itu mah bikinan gue doang!”

 

Posted in: Uncategorized