The Police

Posted on December 3, 2015

0


POLICE

Anda tahu grup band “The Police”? Tidak tahu. Bagus, berarti Anda belum lahir ketika saya masih berusia antara 17 – 23 tahun.

The Police bukan sekumpulan polisi, namun tiga pemuda Inggris yang namanya Sting, Andy Summer, dan Stewart Copeland . Kenapa namanya kok seperti itu? Ya ndak tahu. Mungkin membuatnya waktu mereka mabuk, ha ha ha.

 

Para kritikus musik menyebut band ini beraliran New Wave, atau campuran antara Punk dengan Reggae. Yang jelas beda sekali dengan hip hop yang digemari generasi kelahiran tahun 1990 ke atas. Seperti kebanyakan band terkenal lain yang kemudian mendunia, musik mereka lahir dari ketidakpuasan atas pendekatan pemerintah Inggris terhadap berbagai isu. Saya tidak perduli dengan yang begituan. Yang jelas, musik mereka sederhana. Ada yang menyebutnya “musik tiga kord”. Lha, ya ndak salah juga. Coba kalau sempat dengarkan lagu “Spirit in the Material World”. Kita akan mendengar bahwa bunyi gitarnya memang cuma tiga kord itu; habis yang ini, yang itu, lalu yang itu, lalu kembali lagi ke yang ini, dan seterusnya sampai habis. Lha terus lagunya   gimana? Biyuuh, enak sorrrooo!

 

Begitulah, jenius-jenius musik ini. Walau lagunya hanya tiga kord, kok ya bisa sekali mereka itu menciptakan lagu-lagu yang enak didengar sepanjang masa. Tahu lagunya “Every Breath You Take” kan? Nah, itu kan lagunya the Police yang pasti akan menyentuh siapapun yang lahir dari era kapanpun karena liriknya memang bagus.

 

Yang membuat saya tertarik adalah vokalisnya. Namanya Sting. Sebenarnya ini nama palsu, karena nama sebenarnya adalah Gordon Sumner. Sebelum menjadi pemusik, dia adalah seorang guru SMP. Kenapa tidak tertarik menjadi guru? “Soalnya hidup seorang guru itu sudah bisa ditebak. Habis ngajar, lalu naik pangkat jadi kepala sekolah, lalu paling jadi pengawas, habis itu pensiun. Sudah”. Bwa ha haa!

 

Sting punya suara khas yang tinggi. Ketika akhirnya keluar dari the Police, dia bersolo karir dan lagu-lagunya masih sangat memukau, setidaknya buat saya. Lagunya “Fields of Gold” dan “If I Ever Lose the Faith in You” adalah dua lagu yang saya sangat suka. Manis, tanpa terkesan menye-menye, dan yang saya sebut kedua itu adalah hasil refleksi diri tentang hubungan manusia dengan Tuhan. Kereen!

 

Pada waktu masih di the Police, Sting ini konflik terus sama kedua anggota lainnya. Sempat tersiar kabar bahwa suatu ketika pertikaian mereka begitu hebatnya sampai tendang-tendangan dan sang gitaris retak rusuknya. Ya oloohhh!

Setelah keluar dari band itu, Sting menjadi jauh lebih alim. Dia bahkan menjadi penggiat pembela rakyat yang hidup di sepanjang sungai Amazon. Yah, sebenarnya tampangnya ketika sudah tua pun menyiratkan perubahan tersebut:

 

POLICE-STING

 

 

 

 

Posted in: Uncategorized