Q = SA + EI dan Chat Online

Posted on October 19, 2015

0


Dosen itu bertanya kepada saya: “Patrisius, where are you from?”

Saya menjawab: “From Indonesia. It’s a warm country, and lots of different ethnics there”.

“Very good!” dosen itu memuji, dan kelaspun bertepuk tangan.

Lho, apa itu? Itulah yang namanya Q = SA + EI. Question = Short Answer + Extra Information. Rumus itu diberikan oleh dosen saya yang menanya saya itu di Victoria University of Wellington, New Zealand, 23 tahun yang lalu. Dia mengatakan, “kalau kamu mau memberi kesan ramah dan terbuka terhadap sapaan orang, gunakanlah formula itu. Jawablah pertanyaannya dengan jawaban pendek, lalu kau tambahi dengan informasi lebih panjang.”

Jadi, seandainya saya menjawab pertanyaan dia dengan: “from Indonesia”, lalu tutup mulut dan tapres, maka dia akan tahu bahwa saya sedang tidak mau disapa, tidak mau kenal orang lain, dan ingin dibiarkan sendirian.

Secara naluri, kita tahu bahwa seseorang sedang tidak ingin disapa, sedang sibuk, atau mungkin memendam perasaan tidak suka terhadap kita jika dia melanggar rumus itu. Bahkan ketika berinteraksi di dunia maya (online) pun, kita sering bisa menerka bahwa lawan bicara kita sedang tidak ingin meladeni percakapan kita. Mungkin tips-tips berikut ini sudah umum diketahui, mungkin juga ada yang belum kenal. Inilah tanda-tanda seorang teman sedang tidak ingin kita mengajaknya bercakap-cakap online:

1. Sek ya

Dalam bahasa Inggris ini diucapkan sebagai “BRB” (Be Right Back). Dia mengatakan seolah-olah sedang harus melakukan sesuatu, padahal sebenarnya tuh dia duduk diam aja di depan kompie atau gadgetnya. Dia mengatakan itu untuk menyiratkan secara halus bahwa dia sedang tidak ingin bicara dengan Anda.

2.🙂 Hahaha

Ini lebih tersamar lagi. Dia menjawab seolah-olah dia tertawa akan guyonan Anda, padahal tidak sama sekali. Kalau kita bisa melihatnya di seberang nun jauh disana, dia sedang duduk diam di depan gadgetnya dan mengetikkan smiley “:)” dan “hahaha” itu untuk lelucon apapun yang kita lontarkan. Maknanya tersirat sangat jelas: “aku sedang tidak ingin bercakap-cakap denganmu, tapi aku ndak tega mengatakannya. Tolong kamu tahuo dewek!”

3. Ya

Bisa juga “ok”. Ini berarti bahwa dia mengiyakan apa yang Anda katakan, namun tidak ingin memperpanjang pembicaraan. Ada yang lebih sadis lagi, yaitu dengan mengetikkan satu huruf saja “y”.

Nah, itu beberapa pemarkah implisit yang kesemuanya menyiratkan pesan: “Jangan diajak bicara. Aku sedang sibuk, atau aku sedang ndak ingin bicara sama kamu”.

Jadi, manakala Anda mendapati lawan bicara Anda di online chat menunjukkan tanda-tanda seperti ini, segeralah menutup pembicaraan, atau ndak usah membalasnya sama sekali. Bagaimana kalau dia ternyata ingin berinteraksi? Ya, dia akan mengikuti kaidah Q = SA + EI tadi.

Begitu.🙂

Posted in: Uncategorized