Study Skills 2015

Posted on August 25, 2015

0


Rangkaian Study Skills (SS) 2015 yang saya pimpin selesai siang ini jam 12. Hanya dua hari. Memang begitu. Saya membuatnya sangat padat singkat. Hanya 4 materi yang saya sajikan untuk para maharu Universitas Ma Chung: membaca buku teks, menulis ilmiah, belajar di Perguruan Tinggi, dan strategi belajar bahasa asing. Besok hari Rabu mereka diberi kesempatan untuk pergi ke luar kampus mengamati masalah-masalah sosial dan lingkungan di kota Malang. Mereka harus mengamati masalah tersebut dan memberikan solusinya dalam bentuk tulisan. Pada saat itu mereka mempraktekkan keempat materi yang telah mereka pelajari pada hari Senin dan Selasa. Dengan demikian, mereka bisa menerapkan apa yang telah dipelajarinya, dan mulai terbiasa berpikir kritis dan sistematis. “Kegiatan ini ditujukan untuk membangkitkan kesadaran bahwa Anda bukanlah masyarakat terdidik yang eksklusif. Mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya Ma Chung, harus tahu masalah-masalah aktual yang terjadi di masyarakat luar kampus” demikian pidato saya pada hari Senin siang jam 1 di depan sekitar 320 an maharu Ma Chung yang lesehan di Balai Pertiwi.

Pada hari Jumat depan mereka harus mengumpulkan papernya ke kakak pendampingnya, yang kemudian akan meneruskan ke para dosen. Paper itu pada akhirnya akan kembali ke penulisnya dengan harapan bisa dijadikan bahan perbandingan ketika mereka menulis skripsi 4 tahun dari sekarang. Mereka bisa membandingkan kualitas pemikiran dan tulisannya pada awal kuliah di tahun 2015 dan ketika sudah mau lulus di tahun 2019.

Demikianlah, jadi besok saya bisa agak bersantai seharian di kantor sementara para maharu berkegiatan di luar kampus. Hari Kamis dan Jumat pun juga demikian.

Untuk kegiatan SS tahun ini saya dibantu oleh 2 orang mahasiswi, satu dari prodi saya sendiri, dan satunya dari Manajemen. Mereka sangat cekatan membantu membuat presensi, mendistribusikan konsumsi ke para dosen yang menjadi tutor, dan segala hal administratif teknis yang saya bukan hanya ogah tapi juga kurang cakap mengerjakannya hahaha. Ya, maklum, mungkin memang sudah diberi peran yang seimbang: saya menggarap materinya dan melatih para tutornya, sementara kedua mahasiswi itu mengerjakan hal-hal teknis administratif.

Jadi untuk SS tahu ini semua slides Power Pointnya bertuliskan nama saya, lha gimana, wong emang yang bikin saya semua. Maka tidak salah kalau seorang maharu ketika saya tanya siapa yang tadi mengajar SS di kelasnya kontan menjawab, “Pak Patrisius”. Hahaha, Patrisius mah saya, kata saya sambil menunjuk name tag saya. O, ya, karena banyak rekan dosen dengan murah hati mau menyumbangkan tenaganya untuk SS tahun ini, maka saya memang tidak masuk kelas sama sekali untuk mengajar.

Demikianlah, SS 2015. Akan terasa lain kah karena khas saya yang padat singkat itu? Yang jelas SS tahun ini tidak lagi mengulangi “kelemahan” tahun lalu ketika sesi SS melebar sampai masuk ke semester (tiap Jumat jam 1) sehingga menimbulkan keluhan dari para maharu dan bahkan beberapa Kaprodi.

Posted in: Uncategorized