Baper

Posted on August 14, 2015

0


Baper = terbawa perasaan. Okelah,, tapi dalam permainan catur itu juga bisa singkatan dari Korban Pernekadan, hahaha!

Karena tidak mau baper, saya sibuk kerja, nulis, menyiapkan Study Skills, dan . . . . caturan!

Saya berkelana kesana kemari melihat trik-trik dan strategi catur. Lalu kesandunglah saya dengan taktik yang namanya Latvian Gambit. Sekilas ini main kayak wong edan, soalnya banyak buah caturnya yang dikorbankan. Kalau Anda melihat orang yang sedang main dengan Latvian Gambit (biasanya di buah Hitam), Anda akan menyangka dia akan kalah karena mulai dari pion sampai bentengnya di sisi kiri Raja berguguran satu persatu dimangsa lawannya. Bahkan Rajanya pun sampai terbirit-birit keluar karena diserang Menteri Putih. Tapi gilanya, setelah itu tau-tau dia berbalik menyerang dari sayap kanan dengan kuda dan Menterinya yang masih tersisa. Putih pun kewalahan, karena sekalipun buahnya lebih banyak, tapi posisinya kritis. Dan ternyata yang menang adalah si Hitam!

Saya penasaran dan mulai mencoba taktik edan ini. Pertama masih kalah; biasa, salah langkah. Lalu game kedua, saya menang. Game ketiga, dengan posisi sayap kiri ajur lebur, saya masih bisa menekan Raja lawan dan akhirnya dia menyerah. Game keempat paling seru. Setelah mengorbankan banyak biji di sayap kiri, Menteri saya maju dan akibatnya Benteng lawan amblas. Lalu menyusul Menterinya amblas sisan karena manuver canteek kuda saya. “Lo umur berapa??” tanya lawan saya yang penasaran, sesaat sebelum Rajanya saya bunuh skak mat. “Lu main catur kayak wong gila tapi dahsyat!!”

Begitulah, Latvian Gambit. Hidup memang harus kreatif. Sekali-sekali gila itu perlu. Menarik, menggairahkan, dan membuat hidup jadi lebih hidup!

Tagged: ,
Posted in: Uncategorized