Puncak Renungan: Mengatasi Yg Tidak Enak

Posted on August 9, 2015

0


Puncak Renungan: Mengatasi Situasi Tidak Enak

“Masa lalu sudah lewat. Masa depan belum tiba. Maka keduanya tidak nyata. Yang nyata adalah masa kini, saat ini, dan disini. Sadarilah masa kini dan disini, dan syukurilah apapun adanya”.

“Jika kamu berada dalam situasi yang tidak menyenangkan, alih2 bereaksi terhadapnya secara emosional, jadilah bagian darinya. Terima semua apa adanya, dan lihatlah, lambat laun situasi itu akan berubah”.

“Ada 3 hal yang bisa kita lakukan ketika berada dalam situasi yang tidak nyaman: mengubahnya, menerimanya dg pasrah, atau meninggalkannya”.

“Ketika berada dalam lingkungan yang tidak nyaman, penuh orang menyebalkan, hadirlah di dalamnya. Diamlah, jangan terlampau sering terbawa emosi. Diam, pasrah, tenang. Nanti pelan2 akan ada bisikan dari Sang Hidup tentang apa yang harus kau lakukan atau katakan. Ketika akhirnya kau mengambil tindakan, tindakan itu tidak muncul dari emosi atau ego, tapi dari the Being yang welas asih itu.”

“Kekasihmu cemburu dan mulai bersikap kasar? Tenang, hadirlah bersamanya di saat itu, tanpa penghakiman atau reaksi berlebihan. Dia sedang tidak sadar. Egonya lah yang sedang mengamuk. Pandang matanya dan katakan dalam hati bahwa dia adalah dirimu juga. Ajak dia secara batin untuk menjadi sabar dan kembali pada Kesadaran, bukan ego”.

Sent from my iPad

Posted in: Uncategorized