Belajar Vocabulary dan Membaca

Posted on June 8, 2015

2


Hari Sabtu yang lalu saya memberikan workshop untuk beberapa murid SMA dan SMK di Malang, plus beberapa frater dari sebuah Sekolah Tinggi Filsafat di Malang. Topik workshop pada hari itu adalah bagaimana memperkaya pengetahuan kosa kata Inggris melalui beberapa fasilitas yang tersedia gratis di Internet.

Ada setidaknya empat situs yang saya jadikan materi workshop:

ME WORKSHOP ONLINE VOCAB 2015

academicvocabulary.info adalah situs yang bisa memilah sebuah teks menjadi kata-kata penyusunnya, kemudian memberikan informasi tentang frekuensi kata-kata tersebut dalam wacana bahasa Inggris pada umumnya. Kata yang semakin sering muncul tentunya penting untuk dipelajari; yang tidak sering muncul lebih baik diabaikan karena toh nanti artinya bisa ditebak dari konteksnya.

lextutor.ca adalah situs yang selain bisa memilah teks menjadi kata-kata seperti di atas, juga bisa mengetes sejauh mana kita menguasai kosa kata Inggris pada berbagai tingkatan (2000 kata tersering, 5000 kata tersering, dan kata2 akademis). Penelitian saya di Sastra Inggris Universitas Ma Chung menunjukkan bahwa mahasiswa hanya menguasai 38% saja dari 5000 kata tersering. Ini masih jauh. Untuk bisa memahami 90% isi teks, kita harus menguasai setidaknya 5000 kata, atau 8000 kata.

roadtogrammar.com/textanalysis/ adalah situs lain lagi yang mampu memberitahukan kepada kita profil kata dalam karangan kita. Kalau teks Anda ternyata hanya berisi dari 1000 kata tersering, maka teks itu menjadi seperti teks buatan anak SD, alias tidak terasa akademis sama sekali. Teks yang bagus adalah yang memuat sekitar 4-7 % kata akademis, dan sebagian besar kata-kata 2000 kata tersering.

Lalu ada satu lagi yang sangat membantu: wordengine.jp Situs ini menyediakan tes gratis untuk kita yang ingin tahu seberapa kuatkah kita menghadapi TOEFL, TOEIC, dan IELTS. Saya sendiri masih kurang sekitar 100 an kata untuk bisa menguasai teks2 TOEFL. Rata-rata tes-tes tersebut membutuhkan penguasaan sekitar 8000 kata.

Jadi pertanyaan penting setelah menyimak semua situs itu adalah ini: bagaimana kita meningkatkan penguasaan kata bahasa Inggris?

Ada beberapa peserta yang menjawab: main game, melihat film, dan mendengarkan lagu.

“Ada satu cara lagi yang sangat mudah, murah meriah. Apakah itu?”

Tak ada yang menjawab.

“MEMBACA!” saya pun menekankan dengan setengah gregeten karena tak satupun dari antara mereka yang berpikir kesana.

ME WORKSHOP VOCAB ONLINE PART

Bayangkan, kegiatan yang begitu mudah malah dilupakan sama sekali. Yang langsung nyanthol adalah main game, nonton film. Blah! Ya inilah potret buram generasi muda Indonesia. Betapa asingnya mereka dengan yang namanya membaca!

Dengan banyak membaca, kita akan semakin sering menemui beberapa kata yang muncul berulangkali. Karena saking seringnya muncul, maka lama -lama (setelah 10 – 15 kali ketemu) kita bisa memperkirakan arti kata-kata itu. Ini juga yang terjadi dengan saya sejak kelas 5 SD dulu. Karena sering membaca Newsweek nya ayah saya, lama-kelamaan saya mulai mengerti kata-katanya, dan makin lama makin banyak. Jadilah saya seorang guru bahasa yang penguasaan kata bahasa Inggrisnya boleh dikata sangat mumpuni.

Posted in: Uncategorized