Kecanduan Sex

Posted on June 2, 2015

0


Kecanduan Sex

‘Kecanduan sex adalah sesuatu yang tidak suci. Bahasa Inggrisnya: unholy.’

‘Hmm, sebenarnya bukan begitu, bro. Bagaimana mungkin kamu bisa mengatakan ‘tidak suci’ untuk sesuatu yang suci? Bukankah sex itu sakral? Bukankah sakral itu suci?’

Hening sejenak.

‘Iya, sih, tapi apapun namanya, bukankah yang namanya kecanduan itu selalu tidak suci? Jadi, sekalipun itu kecanduan akan sex yang katamu suci itu, tetap saja itu tidak suci. Unholy’.

Hening lagi. Kebingungan merayap. Lalu ketika makin menjadi-jadi, perdebatan pun bubar. Semua kembali ke urusannya sendiri-sendiri.

Unholy. Sebenarnya asal muasal kata ‘holy’ adalah ‘whole’. Whole bermakna ‘keseluruhan’, ‘menyeluruh, tidak sepenggal-sepenggal’.

Bukankah seperti itu juga apa yang dinamakan suci? A whole. Menyeluruh. Apapun yang ada, ya itulah. Pada esensinya itu ‘suci’. Bahasa Inggris meringkasnya dengan elok: All that Is.

Jadi, ketika hidup seseorang hanya terpaku pada satu hal saja, pikirannya hanya tertuju ke itu saja sehingga dia lupa akan keseluruhannya. Hidupnya menjadi tidak utuh. Tidak ‘whole’.

Maka, kalau seseorang mengisi kegiatan dan pikirannya hanya dengan urusan sex, keberadaannya menjadi tidak utuh, tidak ‘whole’, jadi ‘un-wholly’, UNHOLY.

Cepat-cepat saya tutup warung kopi dan saya bergegas mencari kedua pria yang berdebat tentang sex dan unholy tadi. Saya kira saya sudah menemukan jawabannya!

Sent from my iPad

Posted in: Uncategorized