Merasa Hampa? Alam Semesta Jawabnya

Posted on May 23, 2015

4


Merasa Hampa? Alam Semesta Jawabnya

Sudah seminggu lebih saya membaca buku spiritual yang sangat mencerahkan itu, namun belum juga ketemu bagian yang membahas tentang perasaan hampa. Tidak, saya tidak merasa hampa sama sekali, namun saya prihatin akan seorang teman (dan mungkin juga beberapa orang) yang merasa hampa. Ada yg pergi ke gereja supaya tidak merasa hampa. Ada yg minum vodka. Macam-macam caranya. Tapi tetap saja setelah pulang gereja atau setelah mabuknya hilang, eh, hampa lagi.

Baru saja saya menemukannya. Ini yang dibilang di buku itu: beberapa orang perlu mengalami kesedihan, kekacauan, penderitaan, dan kehampaan, sebelum akhirnya mereka menemukan jalan keluar atau pencerahan. Justru karena didera habis oleh penderitaan itu, orang2 ini akhirnya jatuh secara fisik dan mental, namun mengalami ‘kebangkitan spiritual’ yang pada akhirnya membuat mereka bebas dari cengkeraman kehampaan itu.

Saya bilang ‘beberapa’, karena banyak juga orang hampa yang memilih jalan lain: Kurt Cobain menembak kepalanya sendiri, Elvis Presley overdosis, dan Robin Williams menjerat lehernya sendiri.

Pikiran bahwa Anda merasa hampa adalah pekerjaan pikiran dan ego. Dua hal tersebut saling berkaitan satu sama lain. Mereka sangat kuat. Begitu Anda memilih utk menuruti mereka, atau dengan kata lain mengidentikkan dirimu dengan mereka, Anda terpenjara dalam lingkaran setan yang tak putus.

Lalu gimana caranya supaya bisa bebas? Pertama-tama, akuilah fakta bahwa Anda merasa hampa. Sadarilah bahwa kehampaan itu sedang melanda perasaan Anda. Jangan disangkal, dibantah, atau dibuat seolah2 ndak ada. Terima saja, sadari fakta itu. Terima apa adanya.

Lalu pelan-pelan pisahkan diri Anda dari pikiran dan perasaan itu. Lepaskan. Bayangkan seolah-olah pikiran dan perasaan hampa itu pelan2 keluar dari tubuh Anda, dan umek kareppe dewe di depan Anda. Anda sekarang kosong. Tanpa pikiran dan perasaan itu. Anda kosong, tidak lagi berbentuk. Yang ada hanyalah KESADARAN. Bayangkan, rasakan diri Anda menyatu dengan seisi alam semesta ini, dengan energi maha luas yang bahkan ada melebihi batas ruang waktu yg fana ini. Anda tidak akan mengalami kesulitan melakukannya, karena sejatinya . . . dari sanalah Anda berasal. Bukan, bukan hanya itu, namun Andalah kesadaran dan energi yang maha luas itu.

Sampai disini dulu. Cobalah melakukannya. Lepaskan diri Anda, tanpa pikiran dan ego, menyatu dengan tenaga tanpa bentuk di alam semesta ini.

Jika semua berjalan baik dan Anda percaya, jalan keluar itu akan dibisikkan oleh Sang Alam tanpa saya harus memberitahukannya disini.

Sent from my iPad

Posted in: Uncategorized