Mr Bean dan Kenapa Kita Ketawa

Posted on March 20, 2015

0


Saya tidak akan mengawali posting ini dengan “Anda tahu siapa Mr. Bean kan?” karena pasti Anda semua tahu siapa figur bisu yang kocak ini. Saya masih ingat waktu itu sedang berada di NZ ketika Ibu saya mengirim surat dan bercerita bahwa beliau ketawa terpingkal-pingkal melihat film baru di TV yang namanya “Mr. Bean”. Waktu itu tahun 1992. Kalau Anda masih ingat salah satu film komedi yang ditayangkan RCTI yang diawali dengan seorang pria 30 an tahun bertampang serius tapi konyol jatuh di trotoar diterangi lampu sorot, nah, ya itu lah awal perkenalan kita semua dengan tokoh ini.

MR BEAN LOBSTER

Rowan Atkinson, yang memerankan Mr. Bean, memang bukan figur baru di dunia hiburan di Inggris. Dia bahkan mendapat gelar tertentu dari Kerajaan Inggris untuk jasanya memperkenalkan salah satu ikon budaya lewat film komedi. Film-filmnya yang terdahulu sebelum Mr Bean adalah “Backadder” dan “The Blue Thin Line”. Disini tentunya dia tidak bisu, tapi bicara, panjang lebar malah. Tapi memang humornya khas British. Orang Jawa kayak saya dan Anda mungkin tidak mengerti apa lucunya di balik kalimat-kalimat yang dia ucapkan. Sebaliknya, Mr. Bean menjadi kocak justru karena dia ndak ngomong tapi menunjukkan kebegoannya itu.

Dua hari ini saya asyik memutar film-film pendeknya di Youtube. Maka tanpa sadar saya pun ketawa-ketawa sendirian di kantor. Setelah saya cermati, memang Rowan ini lucu karena dia pandai sekali meramu mimik wajahnya dengan intonasi kalimat-kalimatnya. Jadi, kombinasi cerdas antara mimik wajah, tekanan dan intonasi kata, serta isi kalimatnya menjadikannya secara keseluruhan memang lucu. Tapi memang kayaknya itu gaya pelawak-pelawak British. Saya lihat juga satu pelawak British yang lain, Ricky Gervais. Aksen British yang mengesankan anggun dan aristokrat itu kental sekali di lidahnya, tapi dia kombinasikan dengan tekanan dan intonasi yang khas sehingga membuat yang mendengar tertawa. Nah, si Ricky Gervais ini pernah melucu tentang, maaf, mengocok penis beberapa pria gay. Gaya tubuh dan kalimatnya ketika melontarkan lelucon saru itu membuat saya hampir terjengkang dari kursi saking lucunya, hahaha!

RICKY GERVAIS

Nah, kembali ke Rowan Atkinson. Salah satu klipnya yang saya tonton adalah dia memerankan seorang pastor yang berkhotbah tentang Jesus. Dasar pelawak atheis pula, enak saja dia membuat sesembahan orang Katolik itu menjadi guyonan bangsat. Dia bercerita tentang mukjizat yang dibuat Yesus ketika merubah air menjadi anggur. Gayanya sangat pastorik, nyaris tidak ada senyuman atau pringisan. Tapi justru itu yang membuatnya sangat mbanyol.

 

?????????????????????????????????????????????

 

Ada satu lagi klipnya tentang dia mewawancarai salah satu penyanyi terkenal Inggris, Elton John. Ini satu klip favorit saya karena Rowan dengan sangat pintar bisa meramu elemen bahasa tubuh dan ujaran-ujaran lisan menjadi suatu banyolan. Bahkan gumaman speerti “hmm” atau “ok..” bisa memancing tawa karena diungkapkan pada momen konteks yang sangat pas. Ceritanya, dia ini penasaran kenapa namanya Elton John kok bukan “John Elton”. Si Elton John pun lama-lama merasa terusik dengan cecaran pertanyaan ini, dan selanjutnya . . .yaa, Anda lihat sendiri deh klipnya di Youtube🙂

MR BEAN AND ELTON JOHN

Heran juga ya, bangsa Inggris yang dikenal serius dan nyaris angkuh itu ternyata melahirkan pelawak-pelawak hebat macam Rowan Atkinson dan Ricky Jervais. Tapi sekali lagi gayanya juga sangat British. Nyaris ndak ada adegan cengengesan pake wajah ditapuki bedak atau apa lah seperti beberapa gaya lawakan di TV-TV kita.

Rowan Atkinson ternyata penggemar berat balap mobil dan mobil balap. Koleksinya banyak, dan mahal semua tentunya. Dia selalu datang nonton Grand Prix di Silverstone, Inggris, dan pernah suatu ketika disorot kamera dengan wajah lucu khas Mr. Bean ketika dia melihat Lewis Hamilton tabrakan dengan pembalap lain.

Dia juga pernah muncul sekilas di salah satu film James Bond. Adegannya pun lucu. Sebagai penghubung sang jagoan, dia sudah dipesan keras untuk jangan sekali-sekali menyebut nama James Bond di depan umum. Eh, begitu melihat James Bond muncul, sontak dia teriak-teriak: “Mr. Bond! Mr. Bond!”. Hahahaha🙂

Saya suka melihat film-film Mr. Bean, apalagi adegan ketika dia mengganti lukisan super mahal di episode Mr. Bean liburan ke Amerika. Tapi sebenarnya film-film Rowan Atkinson yang berbicara juga lucu, sekaligus menantang karena kita dipaksa untuk bisa memahami ujaran-ujarannya dan sukur kalau bisa ketawa.

Posted in: Uncategorized