Amrik dari Messiah College dan Bahasa Tubuhnya

Posted on January 21, 2015

0


Dua hari yang lalu saya dan rekan-rekan di Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni mendapat kunjungan dari mahasiswa-mahasiswa Messiah College dari Pennsylvania, USA. Mereka didampingi dosennya, Mrs. Jan Dormer, dan suaminya Ron. Ini sebenarnya sudah kedua kalinya mereka mengunjungi kami di Ma Chung. Tahun lalu mereka juga datang tapi dengan angkatan yang berbeda. Konon sih mereka menganggap dari semua universitas yang mereka kunjungi, Ma Chung lah yang paling hangat dan ramah menyambut mereka. Yah, bangga juga sih mendengarnya, sekalipun saya pribadi tetap waspada terhadap pujian seperti itu. Dalam pemahaman antar budaya, sudah lumrah dikatakan bahwa banyak kali orang Amrik pintar memuji dan membuat yang dipuji berbunga-bunga sekalipun sebenarnya pujian itu hanya di bibir, tidak dimaksudkan dari hati terdalam. Sebagai contoh, kalau ada rekan Amrik mengatakan: “Kapan-kapan Anda harus mampir ke rumah saya”, jangan ditanggapi serius karena itu basa-basi ala mereka yang sebasi-basinya🙂

Nah, tapi lepas dari itu semua, saya menulis untuk menyoroti topik bahasa non verbal mereka. Mungkin banyak dari kita yang memperhatikan bahwa orang-orang bule dari Amrik (juga dari Inggris atau Australia) berbicara dengan wajah yang ekspresif. Mulai dari gerakan sederhana seperti melebarkan atau memicingkan mata, tersenyum, memvariasikan tinggi rendahnya nada suara, dan sebagainya, secara keseluruhan membuatnya jadi enak dilihat. Saya amati ini ketika beberapa dari mereka menceritakan tentang kebudayaan daerah atau kampung halamannya. Tanpa ragu mereka akan mengibaskan tangannya dengan gerakan seolah-olah menyapu udara dengan cepat ketika mengatakan “All of them!” atau dengan antusias sambil mengangguk-angguk dan membuka mata lebar-lebar menyerukan: “That was beautiful!”.

Gadis ini bercerita tentang suku Amish, sekelompok komunitas di AS yang sangat taat mengikuti apapun yang dititahkan oleh Kitab Suci. Sedemikian patuhnya sampai mereka tidak bersentuhan dengan teknologi modern seperti mobil, komputer, atau gadget.

DSC05942

Yang ini adalah Mrs. Jan Dormer ketika membawakan materi presentasinya tentang feedback untuk murid-murid yang bahasa Inggrisnya salah-salah. Topik yang sederhana, penyajian yang hidup karena gerak tubuh dan nada suara yang bervariasi membuat topik itu enak diikuti mulai awal sampai akhir.

DSC05971

Mahasiswa Ma Chung sendiri tentunya tidak mau kalah. Nah, ini murid-murid saya dari angkatan 2013 dan 2014 (Bella, Yolanda, dan Tanti).

DSC05926

Mereka menyanyikan dua lagu Jawa yaitu “Cublak Cublak Suweng” dan “Gundul Gundul Pacul”. Sayangnya, lagu bahasa Jawa yang mereka bawakan dengan sangat bagus itu ya hanya sekedar lagu. Begitu selesai ya sudah. Maka saya tarik Bella dan Tanti untuk berdiskusi tentang makna di balik kedua lagu tersebut. Kami bahkan sampai mengoprek gadget saya untuk mendapatkan keterangan dari Mbah Google tentang makna lagu tersebut. “Saya ingin kalian terangkan kepada anak-anak Amrik ini makna apa yang ada di balik kedua lagu tadi”.

Lalu jadilah mereka maju ke depan secara spontan untuk menjelaskan dengan bahasa Inggris makna di balik kedua lagu tadi.

Acara dilanjutkan dengan workshop. Setiap mahasiswa Amerika harus berkawaan dengan satu atau dua mahasiswa Ma Chung sebagai satu tim. Karena masih sama-sama muda, dengan cepat mereka saling bergaul dan kemudian sibuk sampai ndlosor-ndlosor di lantai mengerjakan tugas kelompok.

DSC06018

Lumayan, dari acara itu saya dapat sebuah bola voli yang dipakai mahasiswa Messiah College di kegiatan sports nya.

DSC05921

DSC06025

O, ya, satu hal lagi yang saya perhatikan. Tahun lalu ketika mereka berkunjung, saya sempat tanpa sengaja menyindir mereka : “enak, ya? Kalian bisa datang pakai kaos dan sandal jepit, sementara mahasiswa-mahasiswa saya harus pakai sepatu dan berpakaian rapi”. Rupanya mereka tahu kalau sedang disindir, hahaha, jadi tahun ini mereka datang dengan pakaian yang lebih sopan. Lihat saja hampir semua ceweknya pakai rok panjang dan bersepatu. Canteeekk!

DSC05954

Posted in: Uncategorized