Ciuman

Posted on December 3, 2014

0


Tahukah Anda bahwa ketika dua orang berciuman mereka sedang mentransfer setidaknya 10 ribu jenis bakteri lewat bibir dan mulutnya?

 

Ketika saya membaca hal itu di salah satu socmed, jawaban saya dalam hati adalah: TERUS OPO’O??? To hell with bacteria! Gila juga tuh orang yang menyebarkan berita itu. Emang mau bakteri sejuta atau semilyar mana ada orang peduli soalnya ciuman bibir itu enaknya melebihi apapun. Anda perduli? Ya silakan, yang jelas saya ndak perduli.

Jadi menurut beberapa orang saintis yang entah kengangguren atau memang psycho ciuman itu harus didefinisikan sebagai “A wildly hot   oral exchange of bacteria” ,  ha haha!

 

Orang tidak perlu definisi segala macam untuk memahami atau bahkan menikmati ciuman. Bahkan orang juga tidak perlu diajari bagaimana berciuman.  Semua itu sudah insting dasar.

Tapi ternyata ada juga beberapa hal yang enak disharingkan tentang ciuman (ciuman disini diartikan sebagai ciuman bibir dengan bibir – Red).

 

Satu, alasannya. Wanita mencium pria untuk mengetahui seberapa baik sang pria menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya. Sementara sang wanita sibuk seperti itu, sang pria mencium wanita untuk mengetahui seberapa subur dan sehat dia untuk mengandung benihnya yang kemudian akan menajdi anak-anaknya. Nah, itu sih dilakukan  di bawah sadar. Kalau di atas sadar, ya mana sempatlah mikiri hal kayak begituan karena pasti sangat sibuk menikmati ciuman yang memang nikmat itu.

 

Kedua, responsnya. Seorang wanita yang belum sepenuhnya melabuhkan hati pada seorang pria  tapi sudah setengahnya menyerah akan menjawab ciuman bibir dengan dingin.  Sang pria akan merasa seperti sedang mencium ikan gurami segar yang tergolek di freezer di Hypermart.  Bibirnya memang bersentuhan, tapi tidak ada reaksi. Tidak ada gerakan menghisap  atau mengulum atau bahkan menggigit lembut.

 

Ciuman paling sensasional itu di mana? Di pesta pernikahan ketika Anda diperbolehkan MC mencium bibir pasangan Anda? Yaah,  bolehlah. Tapi saya beritahu ya, ciuman sensasional itu adalah  yang dilakukan di sebuah pantai yang penuh orang. Di sana, di atas pasir lembut dan desau angin laut ditingkah  suara orang-orang, ciuman itu akan terasa seperti luar biasa, seolah Anda sedang menombak Raja Neptunus tepat di tengah-tengah  penjaga yang ketat melindunginya.  Apalagi ditambah dengan ciuman balasan  dari kekasih Anda. Tak terkatakan sensasinya. Orang Inggris bilang:  “It blows your mind away”.

 

Kalau Anda seorang pria, ciuman itu juga terasa dahsyat ketika Anda lakukan dengan kedua tangan kekasih Anda terentang ke atas di bed dan Anda pegang kuat-kuat sementara Anda mencium bibirnya. Wis talah, percoyo ae . . . ha ha ha!

 

Ciuman itu sebaiknya dengan mata terbuka atau tertutup? Satu catatan: jangan pernah takluk total dengan seorang wanita yang membuka matanya ketika berciuman. Itu pertanda bahwa dia tak henti-hentinya mengamati Anda bahkan di momen terintim sekalipun.  Orang normal yang sudah benar-benar mempercayai pasangannya akan setengah menutup matanya ketika sedang berciuman bibir.

 

Karena bibir adalah bagian tubuh yang lembut dan paling peka, persentuhan bibir antar dua orang melambangkan dan menandakan keintiman relasi. Itu sebabnya saya dengar para wanita PSK tidak suka berciuman bibir dengan pelanggannya karena memang mereka tidak merasa intim dengan pria-pria tersebut. Dalam transaksi dagang melalui hubungan badan itu keintiman tidak ada, dan memang tidak boleh ada.

 

Itu juga sebabnya kenapa beberapa orang sulit melupakan mantannya yang sudah pernah berciuman dengan dia. Fakta bahwa  mereka berciuman menandakan mereka sudah sangat intim, sehingga ketika keintiman itu terpaksa berhenti karena satu dan lain hal, maka yang terjadi adalah sulit move on.

 

Tagged: , ,
Posted in: Uncategorized