Surat Gak Sopan

Posted on November 10, 2014

0


Surat yang saya terima hari Kamis minggu lalu itu menjadi contoh bagaimana sebagian anak muda jaman sekarang memang kurang tahu tata krama dalam penulisan surat. Dalam menulis dan mengirimkan sebuah surat resmi kepada seseorang yang menjadi pejabat struktural di sebuah lembaga, kurang layak lah kalau dilakukan dengan cara seperti yang mau saya uraikan ini.

Yang pertama, surat yang intinya meminta kedatangan untuk melakukan studi banding tersebut datang ke kantor saya pada hari Kamis sore, padahal acara yang diminta adalah hari Sabtu. Ini satu contoh ketidakpekaan mereka. Bagaimana mungkin persiapan kami lakukan hanya dalam waktu sehari? Kalau mereka menggunakan otaknya, seharusnya surat permohonan itu sudah sampai setidak-tidaknya seminggu sebelumnya.

Kedua, lihatlah bagaimana mereka menuliskan alamat penerima di bawah ini:

MAW2

Baru kali ini ada surat resmi alamat penerimanya dikirim dengan gaya berpesan kepada pembantu di rumah.

Setelah itu, alamat pengirimnya pun tidak kalah bangsatnya:

MAW1

Karena merasa bahwa surat itu tidak sopan, maka saya tidak merasa perlu membalasnya. Jadi biarkan panitianya menunggu balasan satu hari penuh. Kalau mereka peka, pasti akan merasa ada yang keliru dalam hal penulisan dan pengiriman surat itu. Tapi nampaknya ya ndak peka. Ya sudah. Masih banyak urusan lain yang menunggu.

Ok, jangan ditiru ya?

Posted in: Uncategorized