Pria Amrik Yang Tidak Mau Nikah

Posted on November 5, 2014

0


Kembali ke permainan online yang bisa saya mainkan dengan orang-orang dari negeri seberang. Kali ini lawan saya seorang pria Amerika. Baru juga mulai game, dia sudah menyapa “hi”. Saya balas “hi” juga. Dia membalas: “wah, senang membaca jawabanmu”. Kenapa? “Karena kalau orang lain pasti saya dicuekin. Dan itu kasar,” kata dia.

Setelah beberapa lama, dia memuji saya “kamu cantik”. (Masih ingat kan? Saya pakai identitas dan foto diri seorang wanita di game ini). Saya jawab: “Oh, thanks,” sambil membatin dalam hati “Dasar tolol”. Hahahaha!

“Semua orang bilang begitu” kata saya.

“Iya, ya memang benar, kamu cantik. Boleh ya saya add sebagai friend setelah game ini?”

“Boleh aja,” jawab saya sekenanya.

Lalu dia mengeluarkan pertanyaan tak terduga: “Berapa tinggimu?”

Hmm, apa pula ini. Saya kira-kira aja tinggi badan gambar wanita itu, dan saya bilang “171. Hoey, bro, apa tinggi badanku ada hubungannya sama game ini?”

“Ha ha ha,…. ya endak,” katanya.

“Wanita-wanita di negerimu jauh lebih tinggi” kata saya.

“Wanita-wanita disini bitches semua” katanya, membuat saya terperangah.

“Bf ku lebih pendek,” saya ngocol sekenanya.

“O ya? Kalian akan segera menikah?”

“Ndak tahu,” jawab saya, sak ngawur2e.

“Aku ndak akan menikah,” katanya.

“Lho kenapa?”

“Karena wanita-wanita Amerika itu cenderung manipulatif” katanya, membuat saya terperangah lagi. Wew!

Game itu selesai tak lama kemudian dengan dia tewas dengan sukses. Saya amati profil picnya. Seorang pria 40 an tahun gundul pelonthos dengan tatapan mata tajam, tinggi besar. Apakah dia sudah mengalami patah hati berkali2 sampai mengatakan bahwa wanita-wanita di negerinya sundal semua dan suka memanipulasi kaum pria?

Mungkin.

Tagged: , ,
Posted in: Uncategorized