Gerhana Bulan “Blood Moon” dan Maknanya

Posted on October 8, 2014

0


Malam ini, tepatnya 8 Oktober 2014, akan terjadi peristiwa alam yang tergolong spektakuler, yaitu gerhana bulan. Gerhana ini disebut spesial karena bulan akan berubah menjadi berwarna merah nyaris seperti darah. Itu sebabnya disebut “Blood Moon”.

Saya agak terhenyak ketika secara tanpa sengaja membaca sebuah tweet yang membawa pada sebuah ulasan astrologi tentang gerhana ini. Astrolog ini, namanya Susan Miller, mengatakan bahwa Blood Moon bukan sekedar peristiwa alam. Peristiwa itu akan berdampak pada kondisi psikologis manusia juga. Dia mengatakan bahwa pada peristiwa Blood Moon beberapa tahun yang lalu terjadi peristiwa penculikan oleh Boko Haram atas 276 siswa sebuah sekolah. Pada saat yang sama, sebuah feri di Korsel tenggelam sehingga 300 penumpangnya tewas.

Kali ini, apa yang akan terjadi?

Miller mengatakan bahwa pada malam ini ketika Blood Moon terjadi, semua yang gawat akan mencapai titik puncak dan meledak. Dengan kata lain: berakhir.

Dia mengatakan bahwa apapun itu, akhir atau perpecahan itu akan membuat sedikit shock, namun setelah beberapa lama, rasa shock tadi akan berubah menjadi ucapan syukur karena ternyata perpisahan atau pengakhiran itu adalah sebuah berkat terselubung (blessing in disguise).

Wow! Wow! Wow!!!

Ulasan itu menajdi sesuatu yang luar biasa karena saya seperti seolah dituntun untuk sampai kepadanya: tanpa sadar membuka2 tweet, membaca sana sini, lalu terantuk pada tweet itu dan selanjutnya digiring ke artikel yang memuat ulasan itu. Wow!

Miller mengatakan bahwa kalau Anda sakit, segera pergi ke dokter. Jika Anda putus, terimalah dengan legawa perpisahan itu. Memang untuk beberapa hari ke depan masih akan terasa menyesakkan, namun setelah itu akan ada “golden triangle” yaitu istilah untuk sesuatu yang benar-benar melegakan dan membahagiakan.

Wow!

Tagged: , , ,
Posted in: Uncategorized