Kenapa Tuhan Mengijinkan Kejahatan

Posted on April 18, 2014

0


Kenapa Tuhan Mengijinkan Kejahatan

Saya kira judul posting itu sering kita tanyakan. Kalau Tuhan yang Maha Baik itu memang ada, kenapa Dia membiarkan segala hal yang buruk terjadi?

Saya menemukan jawaban yang sangat padat singkat dalam salah satu postingnya Deepak Chopra, yang buku-bukunya menjadi salah satu favorit saya. Dia mengatakan bahwa selama ini manusia memandang Tuhan sebagai satu figur maha kuasa yang senantiasa membela yang benar dan menghancurkan kejahatan. Pandangan itu menurut dia adalah seperti orang yang memandang sesuatu hanya dengan satu mata. Atau, lebih tepat lagi: memandang satu sisi koin dan menganggap bahwa itulah wajah si koin, tanpa tahu bahwa sebenarnya ada sisi satunya yang membuat si koin bernama koin dan bukan hanya gambar satu wajah.

Menurut Chopra, esensi dari apapun yang diciptakan Tuhan selalu mempunyai dua sisi: sisi terang dan sisi gelap. Itu sebabnya hidup tidak pernah senantiasa baik terus atau jahat terus. Selalu ada keduanya, ada berdampingan, satu timbul setelah yang satunya, persis lingkaran yang tidak terputus. Pernahkah Anda menemui satu komunitas atau tatanan sosial yang melulu baik dan ramah dan menguntungkan? Ndak ada. Mau kita bikin sebagus apapun komunitas itu, selalu ada yang berniat jahat, iri, penyelewengan, kemalasan, dan sebagainya yang jelek.

Jadi, masih menurut pak Deepak ini, kunci dari mengatasinya adalah lepas dari kedua kutub tersebut. Itu artinya menerima apapun yang ada atau yang terjadi, yang kadang-kadang tak terhindarkan. Bahasa Inggris mengungkapkannya dengan lebih elok: God is WHAT IS. Try to accept WHAT IS.

Saya tidak bisa meneruskan posting ini karena memang ya sebatas itu lah yang saya tahu. Dunia ilahi masih misteri, perlu kesadaran yang jauh lebih dalam daripada apa yang saya miliki untuk bisa memahaminya. Tapi setidaknya saya sudah bisa mulai meraba apa yang ada di permukaannya.

Sent from my iPad

Posted in: Uncategorized