Queen dan Bocah Ingusan

Posted on April 2, 2014

0


Saya terheran-heran melihat si bungsu yang baru berusia 11 tahun mendadak suka memutar lagu-lagu Queen di Blackberry nya. Band “Queen” itu adalah salah satu band favorit saya ketika saya masih berusia 14 – 15 tahun, alias masih SMP. Sampai sekarang pun saya masih kadang-kadang suka mendengarkan lagu-lagunya yang menjadi legenda musik, seperti “We are the Champion”, “Bicycle Race”, atau “Another One Bites the Dust”. Tapi bagaimana mungkin anak saya yang usia nya baru sebelas bisa ikut-ikutan menyukai lagu-lagu ayahnya ketika sang ayah juga masih remaja ABG puluhan tahun yang lalu?

 

Tapi lagu-lagu Queen memang nyaris boleh dikatakan kekal. Daya pikatnya melampaui jamannya. Hal itu diakui oleh mantan mahasiswi saya yang sudah lulus. Dia bilang, “teman-teman saya juga suka sama lagu-lagunya Queen.” Oh, kalau begitu memang benar dugaan saya: band ini jadi post humous, alias terkenal luar biasa setelah mereka bubar (salah satu alasannya karena vokalisnya meninggal dunia kena HIV AIDS).

 

Saya suka hampir semua lagunya, kecuali “Bohemian Rhapsody” karena ada lirik yang mengandung raja setan (Beelzebub), dan “Love of My Life”. Lagu yang terakhir itu liriknya cengeng pol, menye2, ndak khas lagu Queen yang umumnya gagah, terkesan agak liar dan nakal. Mestinya lagu kayak gitu dinyanyikan dMasiv atau Kenjen band (Kangen Band), bwa ha ha haa! 

 

Nah, kembali ke si bungsu. Saya tanya: kenapa kamu suka lagu-lagu Queen?. Dia hanya mengangkat bahu, dan setelah beberapa lama menggumam: “ya, karena enak aja”. Iya, iya sih, saya sendiri kalau ditanya hal yang sama ya pasti jawabannya kurang lebih sama: ya karena enak aja. Tapi band ini memang terkenal karena harmonisasi vokalnya yang menyerupai koor. Terkesan rapi dan penuh tenaga.

 

Setelah saya ingat-ingat kembali, ternyata hal yang sama terjadi pada kakek dan ayahnya. Waktu saya masih kecil sekali, saya samar-samar ingat ayah saya sering mengalunkan atau bersiul-siul lagu-lagu The Beatles. Nah, sekian belas tahun kemudian, ketika saya SMP, saya juga tanpa sadar jadi suka sama lagu-lagu the Beatles. Jadi ingat mahasiswi saya tadi: usianya baru 23 an tahun, tapi suka lagu-lagu lama yang dulu adalah kesukaan Mamanya, yang bangsanya “I’m Gonna Lose You” atau “Those Were The Days”.

 

Keren!

 

 

Tagged: , ,
Posted in: Uncategorized