Sepeda Motor di Jalan Kita

Posted on April 26, 2013

0


Tadi pagi nyaris saya menewaskan atau setidaknya mencederai seorang pengendara motor yang bloon. Saya melaju dari arah jl Terusan Surabaya dan melesat untuk belok ke kanan ke Raya Tidar karena lampu hijau di perempatan sudah tinggal 6 detik. Mendadak ada sepeda motor nyelonong begitu saja dari arah jl. Galunggung. Saya tidak sempat bereaksi sama sekali saking kagetnya dan sudah siap mendengar suara benturan dan cipratan darah kemana-mana. Kok untung pengendara motor itu mengerem habis kendaraannya dan selamatlah dia dari bencana. Saya lirik sekilas: oh, pantas, tampang buruh, ndak heran ndak pakai otak, lha wong sudah tahu lampu merah kok diterabas aja.

Jalan raya kita penuh dengan sepeda motor. Itu saja sudah mulai membuat sesak, dan masih ditambah lagi dengan sikap banyak pengendaranya yang kurang memperdulikan keselamatan dirinya dan orang lain.

Tak kurang seorang pengemudi di lembaga ini juga jengkel melihat sikap mereka. Kalau saya naik mobil dengan supir pak itu, dia pasti menyempatkan diri untuk mengomel soal kelakuan pengendara motor. Beberapa dari mereka rupanya buta dan tidak tahu tata krama peraturan lalu lintas: kalau ada jalan dengan marka di tengah untuk dua lajur searah, mereka akan berkendara di sisi kanan, dan jalannya pelan-pelan pula. Mobil yang di belakangnya tentu bingung ini orang mau kemana; begitu mau didahului dari sebelah kirinya, eh tau-tau dia belok kiri. Atasan saya pernah mengalami dimaki-maki seorang pengendara motor, padahal sudah jelas yang salah ya si motor itu.

“Kami lebih ndak punya daripada Anda yang naik mobil, jadi Anda harus mau mengalah. Kalau pun terjadi tabrakan, biar sebenarnya kami yang salah, tetap aja kalian yang bermobil yang salah” demikianlah bunyi hukum rimba di jalan raya.

Kredit pemilikan motor yang makin ringan, kurang ketatnya peraturan lalu lintas, kesadaran yang rendah yang berpangkal dari kurangnya pendidikan, semua itu menjadi penyebab dari kurang nyamannya berkendaraan di jalan karena kehadiran sepeda motor yang tidak tahu aturan ini.

Posted in: Uncategorized