(Meng)Hilang

Posted on April 23, 2013

0


Kampus saya heboh. Mantan mahasiswi saya hilang.Mobilnya ditemukan di parkiran depan Fakultas Kedokteran sebuah PTN ternama di Malang, tapi si empunya ndak ketahuan rimbanya. Telponnya dihubungi berkali-kali tapi ndak aktif. Semua socmed yang saya ikuti memberitahukan kehilangannya.

Akhirnya datang berita yang melegakan: ternyata dia sudah bisa dihubungi, dan sedang dalam perjalanan ke Gunung Semeru. Astaga! Gila aja nih anak naik gunung kayak orang mau ke toilet!

Peristiwa itu menggugah saya: ternyata kita bisa menghilang ya? Dengan rencana yang matang, kita memang bisa menghilang. Dari rumah pamit mau ke kampus, sampai di kampus mobil diparkir dan kita naik mobil lain atau pergi berjalan kaki ke suatu tempat. Ponsel dimatikan semua, dan tinggallah orang2 lain kebingungan mencari kemana perginya kita.

Kecuali badan kita dipasangi pemancar GPS, kita bisa menghilang tanpa ketahuan.

Tapi, pikir-pikir lagi, sebenarnya ngapain juga kita harus menghilang? Orang yang punya pikiran ingin menghilang biasanya karena tidak betah dengan lingkungan sosial di sekitarnya, atau karena dikejar-kejar penagih hutang. Kalau orang itu happy dan merasa diperhatikan dan disayang, dia ndak akan repot-repot menghilang.

Tagged: ,
Posted in: Uncategorized