Gifts

Posted on February 23, 2013

0


Gifts

Gifts. Sayang sekali tidak ada kata dalam bahasa Indonesia yang bisa mengungkapkan makna seelok kata itu. Apa mau diterjemahkan ‘pemberian’? Rasanya masih kurang bisa menangkap dimensi eloknya.

Tanpa sadar, ternyata banyak sudah gifts yang pernah saya terima. Sebagian besar dari rekan dan mahasisw….i…eh,…wa juga ding. Sedemikiannya sampai saya punya rencana untuk mengalokasikan satu sap di lemari kaca kantor saya utk menyimpan gifts dari banyak orang.

Catur, gantungan kunci, kerajinan tangan, salib hasil rajutan, penyimpan kartu nama, sampai speaker, boneka, buku, lukisan di dinding, kacang polong, minuman keras, komplit dah ha ha haaa!

Ada satu yang benar2 berkesan buat saya. Sebuah buku catatan. Gift yang satu itu menjadi sangat mengesankan karena pemberinya membuatnya sendiri. Dia potong2 kertas putih kosong menjadi seukuran buku harian, lalu dijilid rapi dengan sampul coklat. Pada sampulnya dia tuliskan sepenggal tanggal kenangan, dengan aksen hiasan bunga.

Adalah sentuhan tangan itu yang membuatnya sangat berkesan. Hasilnya adalah sebuah karya sederhana, tidak terlihat mewah blas, namun sarat dengan jejak telaten dan perhatian dari si pembuatnya.

Agenda itu sudah mulai terisi karena saya membawanya setiap kali rapat. Saya catat pula banyak hal penting disitu: daftar pustaka, nama2 mahasiswa yang belum menyerahkan tugas, sampai pada alamat website yang mau saya kunjungi.

Sweet.

Satu lagi yang mungkin punya kesan tersendiri buat saya: sebuah tempat kartu nama dari China. Mengapa berkesan? Karena ini adalah satu2nya gift yang diberikan oleh seorang rekan pria. Yah, tentu saja rekan itu sama sekali tidak spesial di mata saya, namun pemberiannya menyadarkan saya akan sesuatu hal: wanita suka memberi kenang2an, dan saya termasuk yang agak sedikit beruntung menjadi sasaran pemberiannya.

Sent from my iPad

Posted in: Uncategorized