Illuminati

Posted on July 8, 2012

0


Illuminati. Kata ini semakin banyak dijumpai di cyberspace, dan umumnya dikait-kaitkan dengan kepopuleran lagu-lagu K Pop dan Lady Gaga. Sebagian besar kupasan itu mencoba meyakinkan pembaca bahwa K-Pop dan Lady Gaga serta beberapa artis lain menikmati popularitas yang melesat bak roket karena mereka mengusung simbol-simbol Illuminati dalam lagu dan video klipnya. Apaan sih, Illuminati?

Nama lengkapnya adalah Satanic Illuminati. Bisa ditebak bahwa artinya pasti ada kaitannya dengan setan atau iblis. Jadi, menurut teori ini, kekuatan Satanic Illuminati ini merasuki para artis muda (dan para penulis lirik dan koreografer tarinya) dan , tanpa mereka sadari, memaksa mereka untuk mengusung atribut-atribut setan dalam karya seninya. Atribut ini membuat karya seni itu menjadi sangat memikat bagi pemirsanya, sedemikian sehingga mereka langsung merasa suka, terhanyut ke dalam kekuatan itu, dan selanjutnya, menjadi patuh terhadap apapun yang dicekokkan kepadanya oleh iblis.

Nah, inilah sebagian atribut setan itu: (1) bintang segi lima, yang sebenarnya menggambarkan kepala kambing. Kepala kambing ini adalah lambang pemujaan setan. Mungkin setannya memang memilih kambing, karena sebenarnya dia mau memilih domba tapi dombanya sudah keburu diambil oleh Tuhan Yesus. Lha daripada ngambil simbol kecoak yang ga keren blas itu, setanpun mengambil kambing; (2) mata sebelah. Pernah kan liat penyanyi Korea dengan potongan rambut yang berponi sebagian sehingga menutupi satu matanya? Lha ya itu; (3) Irama lagu yang sekilas kayak lagu Gregorian (lagu gereja), tapi ternyata liriknya jahat. Coba dengarkan kata-kata di awal lagu XO Mama: “Careless . . . careless. . . shoot anonimos . . .”. Lha, ya itu wis, itu bisikan setan itu. Coba dengarkan gaya musiknya yang kayak koor di gereja tua; lha ya itu yang namanya lagu gregorian; (4) piramida dengan satu mata di tengahnya; (5) jari telunjuk dan kelingking diacungkan, sementara jari lainnya ditekuk.

Apa imbalan bagi band-band dan penyanyi yang memakai Illuminati? Popularitas mereka melesat luar biasa dalam waktu singkat! Dengan lagu yang berirama aneh dan gaya tarian yang sangat kreatif, mereka menghipnotis pemirsanya yang kemudian entah bagaimana bisa terhanyut, merasa kagum luar biasa sampai tergila-gila. Dulunya saya benci banget liat band Korea tampil di TV, tapi setelah saya mendengarnya beberapa kali, hmm,…enak juga nih lagu. Pernah lihat Mr. Simple nya Super Junior? Video klip lagu itu menyajikan komposisi lagu yang gak lumrah dan gaya dance yang , . . .hmm . . . nyeleneh tapi enak dilihat. Kalau saya yang sudah jadul ini aja bisa suka, apalagi generasi muda yang usianya separo umur saya atau di bawahnya.

Tapi, omong-omong tentang setan, mari kita perdebatkan eksistensi makhluk ini. Sebenarnya makhluk ini ada beneran atau hanya khayalan manusia saja? Kalau kita baca Kitab Suci dari agama manapun, jawabannya jelas: ada. Namun apa ya ada ya? Jangan-jangan sebenarnya itu hanya bagian dari jiwa manusia yang sedang mengalami masalah, sehingga bukannya menuntun pemiliknya ke jalan yang damai dan tenang, tapi justru kemrungsung karepe dewe membuat pemiliknya merasa gerah, gundah, pahit, tidak dicintai, penuh prasangka, dan segala sifat buruk lainnya.

Enunciator Deepak Chopra pernah menyarankan dalam salah satu ulasannya untuk meninggalkan konsep setan dan menggantinya dengan konsep yang lebih masuk akal dari sisi spiritual maupun kognitif. Tapi apa? Ya, belum tahu juga, ya mungkin senada dengan yang saya tulis sebelumnya di atas.

Kembali ke Illuminati. Apa ada artis yang menolak persekutuan dengan Illuminati? Ada. Michael Jackson. Dalam salah satu video klipnya, dia meghancurkan simbol-simbol Illuminati untuk memberi tanda kepada sang iblis bahwa dia sudah tidak mau lagi terikat pada Illuminati: salah satu adegan menunjukan dia memecahkan kaca mobil yang bertuliskan: “Go Home, Nigger!”. Perhatikan bahwa ada 3 huruf G di kalimat itu. Huruf G itu bisa dengan mudah ditafsirkan sebagai angka “6”. 666. Angka setan. Nah, apa ganjaran bagi bintang terkenal yang mau ngacir dari pengaruh Illuminati? Karirnya merosot. Lihat saja, Michael Jackson dalam beberapa tahun terakhir sebelum kematiannya kan siudah mulai jarang bikin album atau tampil di panggung.

Kalau itu benar, mengerikan juga ya bersekongkol dengan setan? Dalam istilah supernatural, setan akan memberi kita ketenaran dan popularitas luar biasa, tapi dia juga minta tumbal dan kesetiaan. Yaa, ini ya sama aja dengan Tuhan kan? “Kamu jalankan perintah Ku, kalau ndak kamu kulempar ke neraka!”. Iya kan? Podho ae ternyata. . . .

Ndak, ndak sama, ya ada bedanya. Tuhan memang a punishing God, tapi Dia juga maha pengampun. Orang seburuk apa pun, kalau memang sudah bertobat dan mohon pengampunan kepada Tuhan, ya pasti dikasih ampun lah. Kalau setan? Ya, ndak tahu juga apakah dia punya pasal-pasal pengampunan di dalam anggaran dasar kesetanannya. . . .

Yang jelas setan minta kesetiaan, dan kenikmatan yang dia berikan pasti ndak gratis. Ada tumbalnya.

Iyaa, tapi itu kan kalau setan itu ternyata ada. Iya ndak??

Jadi, apakah setan itu ada?

Seperti masuk rumah besar yang sudah tua, kosong dan gelap: “Halooooo . . . .anybody home??”

Sepi. Anda sendirian. Tapi . . . . apa iya Anda sendirian disitu?

Posted in: Uncategorized