Gak Jelas

Posted on January 28, 2012

0


Hari ini saya merasa gak jelas . . .

Dibilang sedih ya nggak; dibilang senang ya nggak; dibilang cemas ya nggak; dibilang galau ya jelas tidak; dibilang lega ya tidak juga.

Atau mungkin karena sedih bercampur-campur dengan senang, cemas, galau dan lega itu makanya jadi benar-benar gak jelas.

Jam 6 sore. Kantor sudah sepi, semua rekan sudah pada pulang. Saya mematikan lampu kantor dan termenung-menung sendiri di depan pintunya.

Apa yang sebenarnya saya rasakan?

Sebenarnya saya sedang dalam proses hitung mundur (counting down) menuju suatu peristiwa. Mungkin perasaan gak jelas ini ada hubungannya dengan momen itu. Membayangkan bagaimana hidup akan sedikit berubah setelah momen itu . . . . adalah sesuatu yang benar-benar tidak jelas. Misterius? Ndak juga. Ya itu tadi, ndak jelas, ha ha haa!

Saya bisa mengandalkan logika untuk menaksir kira-kira akan seperti apa peristiwa itu, dan setelahnya akan menjadi seperti apa. Tapi ternyata logika juga tidak banyak menolong. Sekarang saya tahu sebabnya: karena saya bukan prosesor komputer; saya adalah manusia biasa yang sarat dengan emosi, kenangan masa lalu, pengalaman yang membentuk alam bawah sadar, aura, dan jiwa.

Saya ingat jawaban Paulo Coelho ketika ditanya apa yang dia lakukan kalau sedang sedih. Jawabnya: “saya akan membiarkan saja perasaan itu sampai akhirnya dia bosan sendiri dan meninggalkan saya”.

Saya berjalan pelan-pelan menyusuri koridor, turun ke basement yang juga sepi, masuk ke mobil.

Angin kencang sudah reda. Hujan rintik di luar . . .

Posted in: Uncategorized