Incommunicado

Posted on December 30, 2011

0


Incommunicado adalah kondisi tanpa komunikasi. Kalau Anda seorang pemimpin pemberontak yang diperlakukan secara incommunicado oleh pemerintah yang memenjarakan Anda, Anda tidak akan bisa berkomunikasi sama sekali dengan anak buah Anda di luar tembok penjara. Akibatnya, perintah-perintah dan gagasan Anda tidak akan tersampaikan kepada anak buah Anda; setelah beberapa lama, anak buahmu pun akan bubar sendiri karena kehilangan sang inspirator.

Incommunicado juga bisa terjadi antara dua sahabat karib yang bertikai karena suatu masalah, gagal menyelesaikan masalah tersebut, lalu akhirnya tidak saling bertegur sapa. Saling mendiamkan ini bisa terjadi sampai bertahun-tahun lamanya, dan ketika akhirnya ada kesempatan berkomunikasi lagi (mungkin karena ketemu tanpa sengaja), hati keduanya sudah saling asing satu sama lain. Percakapan pun, jika terjadi, akan terasa sangat kaku dan terkesan basa-basi semata.

Kasus incommunicado separah ini saya lihat dengan mata kepala sendiri antara dua orang mentee yang dulunya bersahabat sangat erat. Karena suatu sebab, keduanya bermusuhan dan berhenti saling menyapa dan bicara. Saya mengira saling diam itu akan berlangsung selama beberapa minggu saja; eh, ternyata ini sudah hanpir dua tahun mereka tidak saling bicara. Akhirnya, tamat sudah riwayat hubungan karib mereka. Kalau keduanya bertemu ketika wisuda nanti, saya tidak akan heran kalau keduanya masih tetap diam. Incommunicado sudah membekukan semua kehangatan persahabatan yang pernah mereka bina.

Tidak semua kasus inccommunicado berakhir setragis itu. Banyak yang ternyata berakhir hangat kembali. Kalau dua orang yang bermusuhan saling berdiam diri, umumnya ketika itulah mereka pelan-pelan melakukan introspeksi atas dirinya sendiri. Lalu mereka menyadari ternyata masing-masing juga sudah banyak melakukan kesalahan atau terlalu egois. Akhirnya mereka menjadi orang yang lebih baik, lebih bijaksana, lebih sabar; ketika mereka bertemu kembali, itikad baik untuk “mengubur kapak perang” pun muncul tanpa dipaksa, dan merekapun berbaikan kembali.

Pada saat yang sama, incommunicado juga bisa menjadi kiat ampuh untuk melupakan seseorang yang ternyata bukan jodoh Anda, padahal hati Anda masih tertambat padanya. Jalan yang bisa ditempuh adalah sama sekali tidak mendengar darinya, tidak mendengar tentang dia, tidak melihat dia, tidak dilihat dia, tidak berbicara kepadanya. Selama berapa lama? Tidak lama kok, cukup 21 hari saja. Kenapa 21? Ya, karena angka 21 itu mewakili simbol yang tepat untuk situasi seperti itu: dari 2 hati menjadi 1 saja. Ya kan? Setelah hari ke 21, Anda akan makin terbiasa dengan “hear nothing about you, seeing nothing about you”, dan Anda pun selamat keluar menuju udara kebebasan . . .

Posted in: Uncategorized