2008 2009 2010 2011

Posted on December 23, 2011

0


Setiap akhir tahun sejak 2008 saya selalu menulis begini di blog saya: wah, tahun ini adalah tahun terbaik buat saya!”. Ternyata, pada akhir tahun depannya, saya menemukan bahwa tahun itu jauh lebih hebat lagi daripada tahun sebelumnya. Thanks God! Ma Chung ai wo sungguhan!

Orang-orang yang tidak percaya Tuhan akan mengatakan bahwa nasib baik adalah karena upaya perorangan, tidak ada hubungannya dengan kekuatan ilahi segala macam. Atau, mereka akan mengatakan: “Yah, itulah kebetulan namanya.” Orang-orang yang percaya Tuhan akan mengatakan bahwa nasib baik dan segala keberhasilan adalah karena campur tangan Tuhan juga. “Manusia boleh berupaya, tapi Tuhan menentukan,” katanya.

Tahun 2011, selain semua yang menyenangkan, ada juga yang menyedihkan. Hmmm . . . ada upacara pemakaman. . . . lalu beberapa bulan yang lalu ayah saya masuk rumah sakit karena prostatnya membengkak . . . . tapi yah, puji Tuhan, sekarang sudah sembuh . . .

Saya mendadak ingat kelompok Curcuminoid. Anak-anak ini masih disini, di kampus ini, tapi entah kenapa, saya juga sudah jarang bertemu mereka. Apa saya yang terlalu sibuk dan terlalu cuek ya? Mungkin juga. Setelah menjadi pimpinan Fakultas, saya kayaknya hanya mikiri Fakultas. Saya mengajukan permohonan berhenti jadi mentor dan langsung dikabulkan. Semenjak itu yang rajin datang ke saya hanya (mantan) mentee-mentee saya dari prodi Sastra Inggris untuk konsultasi PKL dan skripsi. Yang lain? . . . . Gone with the wind . . . paling hanya Merrie yang masih rajin membaca dan komentar ke blog ini.

Yah, yang sudah lewat biarlah lewat. . . . .

Well, jadi. . . . akan seperti apa 2012? Kiamat sungguhan? Kiamat ekonomi sudah terjadi Eropa, khususnya Yunani, Spanyol. Kiamat lingkungan, seperti di Fukushima?

Life goes on . . . .

Posted in: Uncategorized