Hah ???

Posted on August 17, 2011

0


Ada seseorang yang sudah kehilangan kepercayaannya kepada Tuhan. Tadi malam dia bermimpi ketemu dengan almarhumah Mamanya di sebuah gereja. Namun, sang Mama kelihatan cemberut dan tidak menjawab pertanyaan putri bungsunya kenapa kok kelihatan tidak suka.

“Bukankah itu menyedihkan?” pikir saya dalam hati, ketika orang ini bercerita kepada saya tentang mimpinya. “Mama kamu sudah berada di pelukan Tuhan, namun kamu tidak mempercayai Tuhan??”

Bagaimana itu bisa masuk akal? Sebagai seseorang yang bersedih karena ditinggal wafat seorang Ibu, tentunya dia mengharapkan arwah Ibunya mendapat ketenangan dan kedamaian di alam sana bersama sang empuya, yaitu Tuhan. Namun, pada saat yang sama dia merasa kecewa dan marah kepada Tuhan yang dianggapnya telah bertindak kejam dengan mengambil Ibunya untuk selamanya. Maka dia pun berhenti berdoa dan berhenti percaya kepada Tuhan. Lha terus ini gimana? Bagaimana mahasiswi ini bisa berharap bahwa Mamanya tenang dan damai disana, tanpa mau memohon dengan kepercayaan penuh kepada Sang Empunya jiwa dan kedamaian kekal itu sendiri?? Itu sama seperti menitipkan anak kepada sebuah tempat pengasuhan, namun tidak mau kontak dan bicara kepada pengasuhnya.

“I dont know,” jawabnya melalui texting.

Sudah saya duga. Jangankan dia, sayapun bingung bagaimana hal itu bisa masuk di nalar.

Tapi ya sudahlah. Barangkali hidup memang harus seperti itu. Lagipula dia masih sangat muda. “Biarlah waktu juga yang membimbing kamu ke jalan yang benar,” jawab saya.

Posted in: Uncategorized