Mimpi Gothic

Posted on April 23, 2011

0


Mimpi identik dengan misteri. Para ahli pun sedang berdebat apa sebenarnya yang memicu mimpi, dan lebih dahsyat lagi: apa makna dibalik mimpi?

Mimpi saya simbolis, dan senantiasa berulang, yaitu mimpi berenang di air jernih, atau di ombak besar tapi toh berenang dengan lancar. Artinya jelas: seberat apapun rintangan hidup, saya senantiasa bisa menjalaninya dengan lancar. Saya mimpi ini beberapa bulan sebelum Ma Chung mendapat pengakuan SPMI Internal dari Dikti, dan seminggu sebelum Prodi saya diakreditasi. Tepat seperti apa yang dipertandakan dalam mimpi itu: semuanya berjalan lancar jaya!

Tahun 2003 adalah masa paling gelap dalam sejarah hidup saya. Semua orang bilang: “tiada harapan. Mampuslah kau kali ini!”. Malamnya, saya mimpi berenang di air pekat dan keruh setelah dijungkalkan oleh beberapa orang dari atas perahu. Saya berenang, dan susah payah muncul ke permukaan air keruh itu, dan saya acungkan tangan: “Horeee! Aku selamat!”. Orang-orang jahat di atas perahu itu hanya ternganga. Tahun 2004 saya membuat lompatan nekad ke sebuah lembaga, tahun 2008 saya lebih nekad lagi bergabung ke perguruan silat di Puncak Tidar, dan tahun 2010 saya menjadi guru besar. Mimpi itu benaarrr! Saya berjaya!

Tapi mimpi penglihatan menjadi kabur, dan tengkorak tiba-tiba terbelah menjadi dua, sebelum akhirnya disatukan kembali sampai berbunyi “klothaakk!”, apa maknanya?

Saya bukan ahli tafsir mimpi, tapi kira-kira itu artinya seperti ini: pandangan yang kabur dan kepala yang terbelah menandakan perasaan dan pikiran yang sedang mendua, merenungkan dua hal yang mungkin saling kontradiktif. Apa itu? Bisa saja dua orang, atau dua hal, atau dua tindakan. Akal sehat mengatakan pilih si A, atau lakukan A, tapi perasaan mengatakan: “aku mau si B, atau mau mengerjakan B”. Begitulah,makanya sampai terbelah kepalanya.

Nah, bahwa si pemimpi menyatukan kembali kepalanya, itu artinya ada kekuatan yang masih memampukan dia untuk mengambil keputusan pada detik-detik terakhir. Keputusan apa? Ya, pertama: keputusan untuk menyelesaikan dilema itu dengan memilih salah satu, atau keputusan untuk menyimpan bibit percabangan itu di dalam pikiran, sampai akhirnya suatu saat bibit itu kembali meruyak dan memecah lagi tengkorak itu menjadi dua.

Apapun itu, semoga yang pertama yang terjadi. Kalau melihat si pemimpi, saya tidak heran mengapa mimpinya bisa sedemikian gothic abis; tapi saya berharap semoga pada saatnya nanti dia benar-benar dikaruniai pikiran dan mental yang tenang sehingga mampu memutuskan jalan keluar dari masalahnya, whatever it is.

Ciri mimpi yang seperti di bawah ini sudah banyak terbukti kebenarannya:

1. Semakin banyak orang dalam mimpi kita, semakin bahagia kita dalam kehidupan sehari-hari.

2. Mimpi yang merupakan pertanda dari Sang Alam kebanyakan terjadi menjelang tengah malam sampai sekitar subuh.

3. Belum seorang pun yang berhasil membawa sesuatu dari alam mimpinya. Ketika masih kecil, saya mimpi mendapat mainan mobil-mobilan. Ketika bangun, saya cari mobil itu kemana-mana dan akhirnya menangis gerung-gerung karena tidak berhasil menemukannya.

4.Sekalipun demikian, pada beberapa kasus—yang juga kadang saya alami—sesuatu di dalam mimpi bisa terikut ke alam sadar. Ini yang mengerikan.

Posted in: Uncategorized