Menjadi Lebih Baik atau . . .

Posted on March 24, 2011

0


Manusia yang normal itu tumbuh. Bukan hanya secara fisik, namun juga secara mental dan kepribadian. Namun pengamatan saya dengan cermat pada murid-murid dan mentee-mentee saya yang tentunya dekat dengan saya menunjukkan bahwa dalam aspek ini pun ternyata manusia itu beragam.

Ada yang jelas-jelas menjadi lebih baik dibandingkan satu dua tahun yang lalu. Kalau dulu berisik dan cenderung egois, sekarang bisa lebih tenang ketika mengikuti kuliah. Satu dua kali saya melihat mereka-mereka ini terlibat dalam kepanitiaan, pertanda bahwa mereka sudah bisa membagi waktu dan pikirannya untuk orang lain.

Apakah pujian mendorong seseorang untuk berbuat dan bersikap lebih baik? Mungkin saja. Pygmalion effect, kata ahli psikologi: “semakin kita mengharapkan bahwa seseorang bisa menjadi lebih baik, maka yang kemudian terjadi memang orang itu menjadi lebih baik sungguhan.” Hanya satu dua pujian dari saya di Patris Mentoring di Facebook sudah mampu memicunya untuk lebih tekun dalam kelas. Sekarang buku teksnya tidak pernah ketinggalan lagi. Hal kecil yang membuat saya tersenyum senang adalah statusnya di Facebook hanya beberapa menit sebelum mentoring Selasa lalu: “Mentoring :)”. Singkat, namun itu cukup menggambarkan betapa dia menyukai sesi ini dimana dia bisa bertemu dengan mentor dan teman-temannya.

Ada yang membaik dalam hal kepercayaan diri. Kalau dulu tidak pernah membayangkan dia tampil di depan untuk membawakan materinya sendiri tentang suatu topik, sekarang buktinya saya sedang mendengarkan dia berbicara serius tentang hasil renungannya. Impresif! Anak ini tumbuh!

Tapi ternyata ada juga yang seperti mandeg di tempat, bahkan mengalami sedikit kemunduran. Dulu rasanya mereka atau dia ini nggak segitunya, deh, tapi kenapa sekarang jadi agak menurun? Saya tidak habis pikir. Nasehat dan contoh tidak kurang-kurang, sesi mentoring juga rutin dengan topik yang senantiasa mencerahkan, namun kenapa semuanya jadi nampak seperti berbicara dengan orang-orangan sawah atau manekin di toko pakaian? Lewat begitu saja. . . . .

Hmmm . . . .

Posted in: Uncategorized