My 44th Birthday

Posted on March 16, 2011

0


Happy Birthday, Patrisius!

Ucapan selamat paling berkesan datang dari ipar sepupu: “Wis aku ndak mengucapkan ‘selamat panjang umur’ soalnya nanti kalau terjadi sungguhan, kamu bingung karena semua udah pada mati, kamu belum mati, lha terus siapa entar yang mengubur?. Ha ha haaa!”

Jadi ucapannya diganti aja: “Semoga sehat selalu”.

Di jaman Facebook, setelah membagikan kue ultah ke rekan2 sekantor, acara berikutnya adalah sibuk membalas ucapan selamat di wall Facebook saya. Itupun sambil pilek, karena hidung sialan itu ternyata malah berulah pas saya ulang tahun.

Hadiah paling mengesankan datang dari Pamela, sang mentee. Begitu saya buka kotak kecil dari kaca itu, saya terkesiap . . . .

“Oh, my God” . . . . . .

Posted in: Uncategorized