Sang Energi

Posted on February 27, 2011

0


Energi itu membuat jantung mu tetap berdenyut, jutaan kali, setiap detik, tak terhitung banyaknya.

Energi itu membangunkanmu setiap pagi.

Energi itu membuat impuls dalam jaringan syaraf dan otakmu tetap bekerja. Terus menerus. Bahkan ketika kamu tidur, energi itu tetap ada, menjaga semuanya agar tetap berfungsi normal.

Energi yang sama membuat kamu punya pikiran, dan perasaan.

Bertahun-tahun yang lalu seorang murid datang dan meminta saya menemaninya ketika mempersiapkan ujian akhir. Saya tidak tahu mengapa. “Tidak apa,” katanya, “Bapak duduk saja disitu, saya mau menyiapkan ujian untuk besok. Tidak usah repot-repot mengajari atau bercakap-cakap, Bapak duduk aja santai disitu.”

Sekalipun merasa aneh saya ikuti saja permintaannya. Tapi karena tak tahan, di tengah persiapannya saya bertanya: “Mengapa sih kamu ingin saya disini?”

Jawabnya singkat: “Kehadiran Anda membuat saya punya energi lebih untuk menyiapkan ujian yang sulit ini.”

Kalau kamu sadar akan betapa besarnya Energi ini dalam dirimu, tanpa banyak kata atau tingkahpun kamu dapat membuat orang lain sejahtera.

Renungan pagi ini saya tutup dengan satu kalimat yang sudah bertahun-tahun ada di meja kerja saya:

“Di dalam Aku engkau sejahtera”.

Posted in: Uncategorized