What Men Need

Posted on February 12, 2011

0


I used to think that men always have to be much stronger, smarter, more capable than their partners. Women are generally perceived to be weaker, less stable, less capable, and therefore are more dependent on their men. But may be this notion no longer holds true in this modern time.

Saya berbicara dengan dua orang yang boleh saya katakan mewakili pria-pria modern: punya karir bagus, hubungan yang relatif baik dengan pasangannya masing-masing, dan masa depan yang bagus pula. Ketika pembicaraan sampai pada tipe pasangan ideal mereka, semuanya serempak mengatakan hal yang sama seperti yang saya tulis di atas:

“Pria serba bisa dan serba kuat itu mah anggapan jaman kakek-nenek kita dulu,” kata si A. “Di jaman sekarang, wanita makin mampu karena tingkat pendidikan dan pergaulannya juga tak kalah tingginya dengan pria. Saya sendiri merasa cocok dengan pasangan saya sekarang karena faktor pendidikan itu. Omongan kami nyambung, mulai dari hal kecil seperti ukuran sandal, sampai pemanasan global dan masyarakat madani”.

Wooow, kerenn!

“Pria juga punya banyak sisi lemah,” kata pria B. “Secara emosi, mereka kadang-kadang terlalu kaku, terlalu mengandalkan logika daripada perasaan. Akibatnya, masalah tidak selesai karena pendekatan yang seharusnya memakai hati dan perasaan justru terlalu banyak memakai otak dan logika. Disitu wanita bisa menjadi penyeimbang.”

Woow, yang ini lebih kerenn!

Kadang-kadang saya terlalu banyak menggali pendapat dari orang lain hanya untuk mendapatkan ilham menulis posting, sampai lupa pendapat saya pribadi. Nah, setelah saya pikir-pikir, saya setuju sekali dengan kedua pria itu, terutama si B. Di mata saya, dalam beberapa hal saya merasa nyaman berada di sisi wanita yang mungkin tidak sepintar atau setinggi saya gelarnya, namun bisa menjadi tempat berlabuh yang teduh ketika saya sudah tidak tahu lagi bagaimana harus menggunakan semua kemampuan kognitif dan gelar akademik itu untuk mencari solusi terhadap suatu masalah.

I dont know what I have been rambling about, . . . . but well. . . . now that it’s been written . . . there you go. Enjoy it, if you like.

Posted in: Uncategorized