Sen Cing Ping

Posted on January 26, 2011

0


Begitu sibuk rasanya hari ini, sampai mau gila rasanya.

Gila.

Saya pernah lihat film tentang orang gila di TV, jam 1 dini hari. Aktingnya begitu memukau sampai saya rasanya ikut terbawa ke pikirannya yang sudah gila itu. Lama-lama karena nggak kuat, TV nya saya matikan. Soalnya saya rasanya jadi bisa ‘mencicipi’ bagaimana rasanya menjadi gila. Aduh, no way lah! Saya emang gendheng kalau sudah nge blog atau Facebook an, tapi saya nggak mau gila.

Gila.

Apa punya kolega atau teman yang gila? Ya, kayaknya sih ada. Di balik otak cerdas ada pribadi yang tidak mempan dihajar kritik bahkan makian dari murid, tidak lagi punya perasaan, main terabas seenaknya sendiri, tak tahu norma, tak tahu etika, bukankah ini pertanda orang itu gila?

Murid gila? Hmm . . kayaknya potensial ada yang akan gila. Tapi amit-amit, tidak satu pun jadi mentee saya. Mentee saya belum gila dan tidak akan pernah gila, sesedih atau semarah apapun mereka.

Gila. Apa definisinya ya? Bayangkan, kalau suatu ketika Anda mendapati ada orang di lapangan sedang memancing di tanah dan dia mengatakan sedang memancing ikan, Anda pasti tertawa. “Lu gila!”, kata Anda. “Wong mancing ikan kok di tanah”. Tapi bagaimana kalau ternyata semua orang yang Anda temui juga sedang memancing di tanah dan sedang mengharapkan ikan menyambar mata pancingnya? Sekarang siapa yang gila?

Gila.

Gila, dah, begitu sibuknya saya hari ini sampai tidak sempat menulis blog . . . ah, gila. . . lha terus ini apa?

Posted in: Uncategorized