Hasil Survey TIME Tentang Pernikahan: Ha Ha Haa!

Posted on December 15, 2010

2


Maksud hati mau menyiapkan CB 1, apa lacur tersesat ke situsnya TIME online, dan lebih celaka lagi judulnya menggoda saya untuk mempostingkannya:

Ini diambil dari judul aslinya: “Who Needs Marriage? A Changing Institution”:

“And college graduates are now far more likely to marry (64%) than those with no higher education (48%).”

Komen saya: Ya iyalah. Semakin kenyang seseorang makan bangku sekolah, semakin mantap dia untuk married (soalnya udah buoseeen makan bangku terus). Maka nggak ada tuh lulusan S2 atau S3 yang belum married. Rata-rata pasti udah nikah, soalnya pasti udah kebelet gak karuan. Gak percaya? Coba baca lagi “Studi Lanjut S2 S3 dan Saya” di blog ini.

“What we found is that marriage, whatever its social, spiritual or symbolic appeal, is in purely practical terms just not as necessary as it used to be. Neither men nor women need to be married to have sex or companionship or professional success or respect or even children — yet marriage remains revered and desired.”

Komen saya: wah, iki gawat! Napa juga yah orang-orang TIME ini kok menemukan sesuatu yang juga sudah jadi dugaan kuat saya jauh hari sebelum ini? Ternyata nikah tuh nggak perlu-perlu amat! Itu setidaknya hasil yang ditemukan oleh TIME terutama pada kalimat kedua di kutipan di atas itu! Baca lagi deh posting saya “Bocoran Wikileaks tentang Pernikahan”.

In other words, the richer and more educated you are, the more likely you are to marry, or to be married — or, conversely, if you’re married, you’re more likely to be well off.

Komen saya: ini potensial menyesatkan. Apa maksudnya? Kalau Anda kaya dan berpendidikan tinggi, besar kemungkinan Anda akan nikah; sebaliknya, jika Anda udah nikah, besar kemungkinan Anda sejahtera. Haaa? (mulut menganga). Opo iyoooo?? Disini kok kayaknya kebalik yah: semakin tidak kaya dan tidak berpendidikan, nikahnya lebih muda dan anaknya buanyak, alias berkorelasi dengan ketidaksejahteraan. Kalau Anda udah nikah, ya tergantung bagaimana mau mengelola karir dan uang supaya sejahtera, kan gitu yah??

Udahan ah! Ngocol terus dari tadi. Saya mau menyiapkan materi CB 1. Now this is something I am really happy to do, developing young minds!!!!

Posted in: Uncategorized