Keliling Dunia dengan Google Reader

Posted on September 13, 2010

1


Berapa luas dunia? Jutaan meter persegi? Salah! Luas dunia ternyata hanya sekitar 620 an cm persegi. Itu adalah layar monitor laptop saya yang terkoneksi Internet. Begitu tersambung ke kosmos itu, rasanya dunia sudah berada dalam genggaman, dan saya pun berlayar kemana-mana mendapatkan berita-berita menarik untuk posting kali ini:

Membangun Sekolah dengan Ikan Hiu

Seekor ikan hiu tutul tertangkap jaring nelayan Pantai Kenjeran. Kalau di negara Barat, ikan itu pasti sudah diselamatkan beramai-ramai, dirawat luka-lukanya, kemudian dikembalikan ke laut, supaya dia tetap hidup dan tidak punah. Tapi di Indonesia, ikan hiu tutul tadi diseret beramai-ramai ke pantai, dibiarkan mati mengenaskan di pasir terpanggang matahari, kemudian mayatnya dijadikan tontonan mulai dari anak kecil sampai orang tua. Lebih dahsyat lagi: kotak amal dibuka dan sumbangan ditarik dari penonton yang datang. Waktu ditanya wartawan TransTV, untuk apa uang itu nanti, sang tetua yang berinisiatif membuka kotak amal itu berkata: “ya nanti dananya akan kami pakai untuk membangun sekolah”. Yiaaaaaa! Inilah In-do-ne-siaaaa! Setelah mendengar perkataannya itu, saya pun mengheningkan cipta berdoa semoga lebih buanyaak lagi ikan hiu yang tertangkap jaring nelayan sehingga kita bisa membangun sekolah-sekolah.

Asyiknya Google Reader

Google ini memang jenius. Aplikasinya, Google Reader, membuat saya lupa daratan. Aplikasi itu membuat saya bisa menyimak puluhan bahkan ratusan berita-berita dari segenap pelosok dunia. Pintarnya, berita-berita itu disajikan secara sepenggal-sepenggal sehingga dalam satu sajian layar saya bisa membaca sekilas dan memutuskan mana yang mau saya baca. Ini persis dengan lay out blog machungaiwo (dan memang katanya orang Google mencontoh ide saya ini, walah!).

Balas Dendam a la Ahmadinejad

Nah, salah satu berita yang kemarin sempat membuat saya ketawa adalah twitternya Mahmoud Ahmadinejad. Dia menanggapi isu pembakaran Qur’an oleh sekelompok orang Amerika. Dia membalas di twitternya: “I want to retaliate by burning a book that you Americans hold so dearly. But the only book that you care about is Facebook”. Ha ha haaa! Bayangkan kalau facebook dibakar oleh Ahamdinejad, setidaknya 800 juta ‘rakyatnya’ akan menangis kehilangan kitab ‘suci’.

Es Batu dan Kita

Masih ingat gumpalan es dari kutub Utara yang sebesar wilayah Manhattan yang pecah dan mengapung di lautan? Kemarin Google Reader memberitakan bahwa es itu pecah jadi dua. Untunglah! Kalau tidak, es batu raksasa itu akan sampai ke pantai, mencair, dan membuat permukaan pantai naik setinggi 6 meter! Mendadak saya jadi teringat film “Waterworld” yang dibintangi Kevin Costner dan Jeanne Tripplehorn. Film yang asik, dan sekarang kita tahu bahwa itu mungkin bukan khayalan . . .

Posted in: Uncategorized