Blog Machungaiwo, D’Masiv, i-Phone, 4LAy, dan Pulau Bali

Posted on July 21, 2010

9


Saya lagi asyik ngrokok Djarum Super di Theater Room ketika sekretaris pimpinan mendekat. “Bapak dipanggil pimpinan,” katanya.

Dheg! Ada apa ini?

Saya masuk ke ruang pimpinan. “Pak,” katanya dingin tanpa menggeser pandangannya dari screen komputer. “Ini soal blog Anda. Saya perhatikan beberapa minggu terakhir ini kok posting-postingnya soal cinta melulu; yang naksir kek, yang sayang kek, yang kawin kek. Kok jadi gini??”

“Tapi, tapi justru itu yang laris dibaca,” saya berusaha menjelaskan.

“Loh, Anda ini mau dagangan blog atau gimana??” tukasnya ketus. “Nggak bisa, harus dirubah ini. Tulis dong sesuatu yang lebih inspiratif, yang lebih bermutu, nggak cuma termihik-mihik kayak gini. Ntar kalau tetap nulis kayak gini, minggu depan Anda kami daftarkan jadi anggota D’Masiv lho!”

Saya langsung lemas. Pertama karena memang belum sarapan, kedua karena ancaman dijadikan anggota band D’Masiv yang lagu-lagunya bikin lemah syahwat itu benar-benar menohok.

“Baik, nanti saya cari ide untuk membuat posting yang lebih bermutu”, kata saya.

Maka saya pun ngelamun dot kom di ruangan saya, mencoba mencari ide untuk posting yang lebih bernas.

Hmm, mau nulis apa ya?

Soal Pulau Bali? Pulau yang cantik nan elok itu menghadapi abrasi gelombang laut yang mengikis pantai-pantainya dengan kecepatan mencengangkan: dari sekitar 400 km garis pantai, hampir separonya sudah tergerus oleh air laut. Per tahun bisa sekitar seratus meter an atau lebih amblas karena gelombang yang tegak lurus itu datang bertubi-tubi tanpa henti. Akibatnya, penduduk tergerus, rumahnya terbenam air pantai, bahkan ada lidah ombak yang sudah menjulur ke arah salah satu pura. Ini diperparah oleh reklamasi besar-besaran yang dilakukan oleh beberapa pengembang kawasan wisata. Akibatnya, bentuk pulau Bali bisa berubah. Adaw! Bali kita yang elok itu . . . kleleb!

Atau tentang cacat antena di i-Phone nya Apple? Ceritanya, Steve Jobs yang termashyur itu sampai harus menjelaskan kepada publik kenapa antena i-Phonenya yang langsung disatukan dengan casing itu membuat “No Signal” di beberapa lokasi. Dia enteng saja membela produknya: “nggak ada produk i-Phone lain yang tidak lepas dari masalah. Lagipula itu sebenarnya cuma masalah kecil yang di blow up oleh media massa”. Enteng aja, lah, Mas Jobs!

Nah, sekitar Amerika juga ada berita baik: perusahaan minyak BP akhirnya berhasil menutup semburan minyak mentah yang keluar dari kedalaman laut 5000 kaki di Teluk Mexico. They spent eighty-four goddamned days to finally stop the gushing oil!. Oh, saluut! Akhirnya ketutup juga, mampet pet! Kenapa ya kok Lapindo nggak bisa seperti ini? Kenapa lumpur Porong terus menyembur? Aneh bin ajaib memang negeri kita ini. Dasar retard.

* * *


“H4||00 4p4 K4|3 A r x?”
Bisa baca nggak tulisan di atas itu? Versi warasnya: “Hallo, apa kabarnya?”. Nah, itu adalah versi ALAY yang entah gimana bisa makin populer di kalangan Generation Y. Adalah mahasiswa saya Barda Gilang Kusuma yang mencermati fenomena aneh ini dan dengan kritis meramalkan bahayanya kalau pemakaian bahasa seperti itu tambah meruyak. Ya, saya bisa sangat memahami sudut pandangnya. Benar-benar tidak nyaman membaca tulisan alay, bikin mata sakit. Itu sebabnya kenapa saya malas mengunjungi blog lain, apalagi kalau yang nulis Gen Y, soalnya banyak tulisannya yang alay. Udah isinya payah (kebanyakan hanya curhat atau nafsu-nafsu terpendam gak jelas), tulisannya 4L4Y pula! Ya, sebentar lagi musim nulis skripsi. Kalau ada yang pakai tulisan AL4Y di skripsinya akan langsung saya suruh drop out aja, soalnx aq tuw g suka bgt 4lay!

Hmm, sejauh ini, belum sreg juga mau nulis apa. Piye iki? A-haaa, saya tau, saya mau menulis topik ini aja dah: mengapa perempuan cerdas tak bisa lepas dari pria berkelakuan buruk! Ternyata ada studi ilmiah yang menjelaskan mengapa wanita-wanita yang kelihatan smart dan anggun tidak pernah bisa lepas dari pria-pria egois yang dipandang “bad boys” oleh umum. Ternyata itu ada hubungannya dengan hormon oxitocyn, cortisol, serotonin, pheromones dan karbohidrat. Wanita baik-baik pun bisa ‘liar’ kalau hormon . . . uuups, tapi kayaknya topik ini potensial nyrempet ke termihik-mihik lagi deh. Kalau ketauan atasan, saya bisa benar-benar bisa didemosi ke band D’Masiv. Mampuslah. Jadi, ok, topik tentang wanita lengket ke bad boys itu untuk posting berikutnya aja!

Posted in: Uncategorized