Directorate of the Year 2010

Posted on July 7, 2010

1


Direktorat ini paling serius, awaknya tergolong yang paling sedikit (hanya 2 orang), salah satu stafnya datang paling pagi (karena mau Facebookan atau mblogging atau menyiapkan kuliah ya entah), paling pendiam, dan pada beberapa situasi dan kondisi tertentu paling menyebalkan. Gimana tidak menyebalkan, kalau salah satu pekerjaannya adalah mengaudit unit-unit lain dan Prodi-Prodi. Untuk mereka yang berpikiran pendek dan asal njeplak, terus unit ini jadi kelihatan mencari-cari kesalahan, padahal niat sebenarnya adalah membantu memantapkan sistem penjaminan mutu. Ya terserah . . . These two persons simply just do their jobs as quality assurance staff.

Beberapa orang, bahkan atasannya sendiri pernah mengatakan tugas direktorat ini tergolong berat: merancang semua sistem evaluasi untuk hampir semua aspek kinerja Universitas. Ya nggak salah juga, memang tidak ringan. Tapi entah karena sudah gayanya yang sedikit bicara dan lebih banyak bekerja dan bertindak, nyatanya sampai detik ini kedua staf tersebut sehat-sehat saja jiwa dan raganya dalam mengemban mandat yang tidak ringan itu. Padahal yang membuat berat itu bukan fungsi utamanya per se, tetapi tugas-tugas tambahan yang kadang-kadang datang mendadak dan urgensinya ngalah-ngalahi fungsi utamanya sebagai penjamin mutu.

Sangat pendiam. Pada saat-saat dimana pekerjaan menumpuk dan deadline menggila, kedua staf bisa hanya mengucapkan lima patah kata: “Selamat pagi,” pada pagi hari, dan “saya pulang dulu” pada sore hari. Sisa waktu selain itu dipakai hanya untuk menghajar keyboard dan ‘menyebar teror’ kepada segenap MaChungers yang lain melalui macam-macam senjata ampuhnya: ITIKAD, AUSM, borang akreditasi, Monevin, angket kinerja perkuliahan . . . Ya wis biar aja; namanya juga QA. Akan aneh kalau staf QA malah nggedabrus (walaupun kadang-kadang memang ada saat-saat nggedabrus dan tertawa ngakak).

Paling serius. Tidak menyangkal, memang iya. Buktinya kalau salah satu staf pergi untuk mengajar, ketika dia kembali dia heran mendapati toples-toples makanan kecil di meja bundar itu sudah tinggal sedikit. Lho, siapa yang makan???

Lha terus kan orang tanya: sampai seberapa sih prestasinya? Yah, kalau bukan karena tulisan ini, saya juga tidak pernah merefleksi sejauh mana unit QA ini sudah berprestasi. Ketika introspeksi, hmmmm…. baru sadar bahwa prestasinya tidak bisa dibilang payah: mendukung Ma Chung menjadi salah satu Universitas dengan Sistem Penjaminan Mutu terbaik di Kopertis wilayah 7, dan pada Dies ke 3 salah satu stafnya merebut gelar Staff of the Year, dan Direktorat itu meraih urutan kedua dalam ranking Kinerja Direktorat untuk Tahun Anggaran 2009-2010. Salah satu stafnya ketiban sampur menjadi Lecturer of the Year (yah, sebenarnya yang terakhir ini agak aneh; ini orang niatnya jadi dosen teladan atau jadi Direktur sih?)

Lalu what’s next in the following years? Ya, sama aja: tetap akan paling serius, paling pendiam, paling ‘menyebalkan’. Biar aja begitu.

*) Tidak seperti biasanya tulisan saya ini sangat hambar. Tidak ada punch linenya. Yah, yang suruh mbaca ya siapa?? Sana pergi sana, kan lebih mending nonton video ihik ihiknya Ariel sama Bunga Citra Lestari atau Sandra Dewi daripada mbaca posting staff QA. . . .

Posted in: Uncategorized