Sadarlah, Anda Memang Orang Baik

Posted on April 3, 2010

3


by Patrisius

Ok, sudah jauh kita berjalan. Dua puluh tahun, tigapuluh, empat puluh tahun . . . sepanjang itu pula kita belajar dan diajar untuk selalu perduli pada orang lain, untuk tidak menjadi egois, dan senantiasa berpikir altruis. Bagus, ini awal yang bagus untuk sebuah komunitas serba peduli. Namun, sebelum menjadi orang yang menyebarkan kebaikan kepada orang lain, pertama-tama kita tentu perlu merasa bahwa diri kita memang baik.

Ada saat-saat tertentu dalam hidup dimana kita perlu berhenti untuk memeriksa bahwa diri kita memang punya talenta baik, kecakapan-kecakapan unik, sifat-sifat dan kecenderungan positif. Kita sampai pada titik dimana kita harus merasa yakin, bahkan bangga, karena kita punya semua itu, tentunya tetap dibarengi dengan kesadaran bahwa kita juga punya sisi-sisi lemah. Kita harus yakin bahwa kita memang baik, tanpa menjadi terlalu yakin dan akhirnya terpeleset menjadi megalomania yang menghendaki semua orang melihat dan memuji kelebihan-kelebihan kita tersebut.

Betul, bukan? Bagaimana kita bisa membuat orang menjadi lebih baik, atau menyumbangkan kebaikan kepada orang lain, kalau kita sendiri tidak yakin bahwa kita memang baik?

Coba diam dan periksa diri Anda seobyektif mungkin: apakah Anda ramah dan menyenangkan? Apakah Anda rupawan? Apakah Anda orang yang sangat berkomitmen terhadap apapun yang sudah menjadi tugas atau cita-cita? Apakah Anda memaafkan dengan mudah? Apakah Anda orang yang sangat berfokus terhadap pekerjaan? Apakah Anda pecinta damai, senantiasa mencari jalan tengah dalam setiap konflik yang Anda hadapi? Apakah Anda teliti, cermat, hati-hati, dan bijaksana? Apakah Anda punya antusiasme tinggi?

Mungkin Anda akan mengatakan “ya” terhadap beberapa kualitas yang saya sebut diatas. O, bagus! Itu awal yang bagus, karena langkah berikutnya adalah mengatakan kepada diri Anda: “Saya baik, jadi saya bisa menyumbangkan kebaikan atau membantu orang-orang di sekitar saya menjadi lebih baik.”

Jadi, yang membuat kebaikan bukanlah orang yang sekedar baik, tapi insan-insan baik yang sangat sadar akan kebaikan mereka dan sangat rela untuk menyumbangkan manfaat kepada orang-orang di sekitarnya.

Posted in: Uncategorized