The Power of Words

Posted on March 14, 2010

0


Suatu ketika saya membagikan beberapa lipatan kertas kepada para mentee dan meminta mereka untuk menyimpannya selama seminggu, sebelum kemudian membukanya bersama-sama pada minggu berikutnya.

Pada hari yang ditentukan, mereka bersama-sama membuka lipatan-lipatan kertas itu. Apa yang mereka temukan? Di kertas itu, tertulis kata-kata “Cinta Kasih” “Kesabaran” “Toleransi” “Empati” dan “Damai”.
Saya ingin menekankan efek positif kata-kata bagus tadi pada sel-sel tubuh mereka selama seminggu itu.

Memang ini eksperimen setengah ngawur, tapi memang bukan kesahihan metodologisnya yang penting. Makna di balik itu adalah: kata-kata positif diharapkan dapat membawa perilaku positif pula. Di dunia ilmiah, hal ini sudah didukung oleh Matsumoto dengan bukunya yang sangat terkenal “The Healing Power of Water”. Air yang dibombardir dengan kata-kata bagus selama beberapa lama akan membentuk kristal yang indah; sebaliknya, air yang diserang dengan kata-kata makian, cercaan dan penuh teror akan membentuk kristal yang mengerikan.

Mentee yang disirami kata-kata yang menyejukkan hati dan menyemangati dari mentornya akan terpacu untuk lebih meningkatkan kualitas sikap dan kepribadiannya.

Mentee yang omongan dan tulisan status Facebooknya cenderung kasar dan berangasan mungkin juga sudah terlalu lama kena radiasi kata-kata jelek, entah dari keluarganya, atau lingkungan pergaulannya.

Maka tidak salah kalau beberapa orang bijaksana memandang kekuatan lidah dan kata-kata yang mengalir darinya sebagai suatu kekuatan luar biasa. Kata-kata membentuk karakter, dan hasil bentukan ini bisa rapuh, bisa keras, bisa keras dan tajam, atau bisa lembut, kokoh namun luwes, dan tegar tanpa menjadi kaku.

Posted in: Uncategorized