Mimpi Saya

Posted on January 11, 2010

5


Seberapa percaya Anda pada mimpi?

Saya termasuk orang yang percaya bahwa Sang Alam membawa pesan-pesan tersirat lewat semua hal yang kita alami. Semua. Termasuk mimpi.

Di penghujung tahun 2009, saya berdoa supaya saya mendapatkan mimpi yang membawa sedikit petunjuk tentang pengalaman seperti apa yang akan dihadapi oleh Universitas tercinta tempat saya bekerja saat ini.

Saya tidur dalam keadaan masih berdoa. . . dan mimpi itupun datang. Tidak akan pernah saya lupakan sampai kapanpun.

Saya bermimpi duduk di sebuah meja kayu bersama kolega-kolega saya di Ma Chung. Suasananya cukup serius, namun tetap santai dan pembicaraan kami tetap diiringi ketawa dan sedikit guyon. Nah, tepat di samping meja itu, saya melihat sebuah kolam. Airnya beniiiiing sekali, sedemikian beningnya sampai seluruh dasar kolam kelihatan. Ditambah dengan cuaca cerah, kolam itu menjadi luar biasa bagusnya. Bening, airnya tenang ditimpa sinar matahari keemasan. . .

Di masa lalu, ketika saya masih bekerja di lembaga-lembaga sebelumnya, saya sering sekali bermimpi berenang-renang dengan lancarnya di air yang biru jernih seperti ini. Sangat, sangat sering, dan setiap kali mendapat mimpi itu, saya senantiasa mendapati bahwa pekerjaan maupun tugas yang diberikan kepada saya mengalir sedemikian lancarnya. Mak tlusuuuurr begitu saja. Seolah-olah pada saat itu ada momen-momen luar biasa yang menggerakkan setiap komponen mulai dari hal sekecil kunci pintu sampai tanda tangan Rektor.

Tidak sulit menafsirkan kaitan mimpi berenang itu dengan kenyataan yang saya hadapi: berenang dengan mulusnya melalui air jernih = melakukan tugas dengan sangat lancar dan membuahkan hasil yang manis.

Lalu apa kaitan mimpi saya tentang Ma Chung di atas itu?

Tahun ini Ma Chung akan berdebar-debar menanti tiga hal sangat menentukan: (1) menjalani akreditasi, (2) menantikan kabar dari Dikti tentang 60 besar Universitas ber SPMI terbaik, dan (3) menantikan terbitnya SK Profesor untuk dua orang staf dosennya.

Tidak sulit melihat kaitan mimpi berbicara dengan kolega di seputar meja itu: tahun ini saya akan banyak sekali menghadiri rapat bahkan memimpin sebagian besar di antaranya untuk menyiapkan Ma Chung menjalani akreditasi.

Lalu apa makna kolam berair bening itu?

Tidak seru kalau saya mencoba menafsirkan sekarang. Mari saya jalani saja hidup yang sudah dianugerahkan kepada saya di Ma Chung ini. . .

Posted in: Uncategorized