Journal Writing (2)

Posted on August 13, 2009

1


Ma CHung Festival!
Membuat saya merasa muda. Membuat saya merasa maba.

Hari kedua tentang journal writing. Ketebak banget! pasti kegiatannya sama persis kayak kemaren. Bener aja. Saya rada gak mood waktu harus nulis tadi. Tapi, saya berhasil menulis sesuatu akhirnya…

Saya melihat laba-laba tadi pagi. Badannya hitam dan punya bentuk yang khas. Agak ngeri juga melihatnya. Namun, ketika memperhatikan badannya lebih detil, saya melihat cerminan bentuk saraf manusia: punya badan yang bercabang-cabang. Nah, karena susunan saraf manusia punya bentuk begitu, maka cara berpikir manusia punya bentuk begitu, Banyak para jenius, ilmuwan dan seniman ternama yang pakai metode berpikir ‘laba-laba’ dalam memecahkan masalah-masalah dalam hidup mereka. Dan terbukti! Isaac Newton salah satunya, gara-gara ‘laba-laba’ itu, dia jadi punya Hukum Newton dalam ilmu fisika. Sebut saja, Michael Angelo, pelukis besar abad pertengahan yang mampu memaksimalkan otak kanan dan kirinya dengan baik.
Bagaimana kalau metode yang sama, saya terapkan dalam hidup saya juga? Waahh..pasti keren! Suatu hari nanti, nama saya akan ditulis orang sebagai pelopor apaaa gitu, dan mungkin nama saya juga sejajar dengan si jenius Einstein. Mustahil? Tidak! Kan, kami punya ‘laba-laba’ yang sama untuk menganalisa dunia. Tapi, mungkin kami punya struktur jaring ‘laba-laba’ yang berbeda. Tapi kemudian, terbesit satu pertanyaan di benak saya: Apakah laba-laba berpikir secara ‘laba-laba’ juga?

Komentar mentor sementara saya: “Saya perhatikan, kamu selalu berbeda, apa yang kamu tulis dengan apa yang kamu presentasikan. Dan tulisannya juga berbeda. Kamu punya imajinasi yang tinggi. Orang-orang yang seperti ini, biasanya orang-orang teknik. Apalagi tokoh-tokoh yang kamu tulis di tulisan kamu ini.”

Saya tersenyum terima kasih mendengarnya, sekaligus tersenyum kegelian. Untungnya, apa yang saya pikirkan tidak terjadi seusai beliau memberi komentar tentang saya: “Kamu tidak cocok kerja di air, kamu cocoknya kerja di bagian teknik, seperti teknik menyulam yang benar, teknik memancing keramaian, teknik memanfaatkan teman, blablablablala…”

Graceforevah

Posted in: Uncategorized